POJOKSATU.ID- Keluarga Kenzaha Mahasiwa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) akan melaporkan Kapolres Metro Jakarta Timur, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly dan Kasat Reskrim ke Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.


“Kami dari pihak keluarga akan melaporkan Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur atas info yang kami dapat mereka ada semacam membelokkan kasus dari pengeroyokan,” ucap EH Happy Walewangko ayah Kenzaha saat dihubungi,Senin 7 April 2025.

Happy mengatakan pihaknya akan melaporkan ke Propam Polda Metro Jaya dan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Mabel Polri terhadap Kapolres Metro Jakarta Timur, Kasat Reskrim dan para penyidik yang terlibat dalam penanganan kasus Kenzaha.

Baca Juga: Iseng Masukan Alat Vital ke Dalam Bibir Botol, Remaja Asal Wonogiri Dievakuasi Damkar Setempat

“Segera akan kami laporkan. Kasus ini sudah 1 bulan juga hasil otopsi belum kami terima baik lisan ataupun tertulis. Kalau seperti ini berarti hasil otopsi belum keluar,” terangnya.

Happy mengatakan informasi di lapangan bahwa kasus ini diduga bergeser dari pengeroyokan menjadi tewas akibat mabuk dan tertimpa pagar. Happy juga mengatakan bahwa Kasat Reskrim AKBP Armunanto Hutahaean mengajar di UKI.

“Istri dari Kasat Reskrim juga bekerja di Rektorat UKI. Dan ada upaya untuk menutupi kasus ini pengeroyokan dan ini justru jadi kesalahan korban,” ungkap Happy.

Sebelumnya diberitakan, Kenzaha Walewangko, 22 seorang mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Fakultas Fisipol, tewas diduga dikeroyoksejumlah mahasiswa fakultas lain. Pengeroyokan diduga dilakukan di lahan parkiran motor UKI, Cawang Jakart Timur, Selasa 4 Maret 2025 pukul 20.00 WIB.***