POJOKSATU.ID-Usai Francisca Christy Rosana alis Cica,.seorang urnalis Tempo diteror kepala babi, kini seorang jurnalis perempuan di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ditemukan tewas, korban bernama Juwita diduga menjadi korban pembunuhan oleh oknum TNI Angkatan Laut berinisial J.

Kabar ini dikonfirmasi Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut Ronald L Ganap, Rabu, (26/3/2025).

"Benar terjadi pembunuhan. Yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Laut berinisial J pangkat kelasi I," kata Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, Rabu (26/3) seperti dilansir dari eksposkaltim.

"Terduga pelaku sudah bertugas empat tahun di TNI Angkatan Laut," ujarnya lagi.

Baca Juga: Perhimpunan Advokat Kecam KPK Imbas Febri Diansyah Diduga Diintimidasi

Terkait hubungan korban dan terduga pelaku masih dalam penyidikan. "Perkembangan akan kami sampaikan. Benar, korban adalah jurnalis perempuan media online," kata Ronald.

Ditanya mengenai motif perbuatan terduga pelaku, Ronald masih belum bisa memastikan.

"Motif masih dalam pendalaman," jelasnya.

Saat ini, penyidik masih mendalami kronologi lengkap mengingat lokasi peristiwa berada di luar wilayah hukum Lanal Balikpapan.

Mayor Ronald menegaskan bahwa terduga pelaku telah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Balikpapan dan akan menjalani proses hukum yang transparan,

"Kami memastikan bahwa proses hukum akan berjalan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Baca Juga: PETI Kotanopan Disebut Beroperasi Kembali, Eskavator Diduga Milik Oknum P dan G

Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, TNI AL turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan bahwa tidak ada upaya menutupi kasus ini.

"Kami atas nama TNI Angkatan Laut mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini dan memastikan bahwa jika terbukti bersalah, terduga pelaku akan menerima sanksi serta hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku," tutup Mayor Ronald.

Kronologis

Awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal saat mengendarai motor. Namun, kejanggalan mulai terungkap.

Dia mengalami luka di dagu, lebam di punggung dan leher, sementara dompet serta ponselnya hilang, meski motornya masih di lokasi.

Baca Juga: Anggota DPR RI Cek Stok Beras di Gudang Buloq Cirebon

Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu pekan lalu (22/3). Saat itu, ia masih mengenakan helm dengan motornya terperosok ke semak-semak. Warga yang menemukan langsung mengevakuasinya ke RSUD Idaman Banjarbaru.

Yang makin mencurigakan, Juwita pamit ke keluarga untuk pergi ke Guntung Payung pagi harinya. Namun, siang itu ia justru ditemukan tak bernyawa di Gunung Kupang.***