POJOKSATU.id - Temuan minyak goreng MINYAKITA tidak sesuai takaran kini dalam penyelidikan Tim Satgas Pangan Polri.

Belum lama ini terkuak bahwa minyak goreng MINYAKITA yang beredar tidak sesuai dengan takaran yang tertera pada label kemasan.

Misalnya saja kemasan MINYAKITA dengan label 1 liter ternyata hanya berisi minyak goreng sebanyak 700-900 ml.

Satgas Pangan Polri mengungkap ada tiga perusahaan swasta yang menjadi produsen MINYAKITA yang tidak sesuai takaran.

Kasatgas Pangan Polri Brigjen Helfi Assegaf menyampaikan pihaknya telah melakukan pengukuran secara langsung terhadap merek minyak goreng tersebut.

Hasilnya, ditemukan memang isi MINYAKITA tidak sesuai dengan label yang tertera.

Baca Juga: Pengamat: Mudah Bagi Polda Metro Bongkar Kasus Dugaan NCD Bodong Hary Tanoe

"Bahwa telah ditemukan minyak goreng merek MINYAKITA yang secara langsung dilakukan pengukuran, terhadap tiga merek MINYAKITA yang diproduksi oleh tiga produsen yang berbeda," kata  Brigjen Helfi Assegaf, Minggu (9/3)

"Ukurannya tidak sesuai dengan yang tercantum didalam label kemasan (hasil pengukuran sementara dalam label tercantum 1 liter ternyata hanya berisikan 700-900 ml)," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Helfi Assegaf juga membeberkan tiga perusahaan yang memproduksi minyak goreng MINYAKITA itu diduga tidak sesuai dengan label pada kemasan.

Mereka diantaranya 2 perusahaan produsen MINYAKITA kemasan pouch 1 liter dan 1 perusahaan produsen kemasan pouch 2 liter.

Perusahaan yang memproduksi minyak goreng MINYAKITA dengan label 1 liter PT Artha Eka Global Asia di Depok, Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara di Kudus.

Kemudian produsen MINYAKITA kemasan 2 liter adalah PT Tunas Agro Indolestari di Tangerang.

Produksi dari ketiga perusahaan ini ditemukan bahwa isi dalam kemasan tidak sesuai dengan label.

Satgas Pangan Polri telah melakukan tindakan atas temuan tersebut dengan melakukan penyitaan barang bukti dan menindaklanjutinya melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

"Atas temuan dugaan ketidaksesuaian antara label kemasan dan isi tersebut telah dilakukan langkah-langkah," pungkasnya.***