POJOKSATU.ID – Kasus satu keluarga di Musi Rawas, Sumatera Selatan kian menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, satu keluarga tersebut telah menjadi korban keracunan zat kimia karbon monoksida (CO).
Akibat hal itu, para korban diketahui sempat alami kejang-kejang usai terpapar gas beracun tersebut.
Tidak heran, salah satu saksi yang mengetahui hal ini sontak melarikan satu keluarga tersebut ke rumah sakit terdekat.
Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media jawapos.com pada Sabtu (1/3/2025) terkait kasus tersebut.
Dalam artikelnya, para korban dikonfirmasi semapt mengalami kejang-kejang usai menghirup gas beracun.
“Yayan (suami) dinyatakan telah meninggal dunia, sedangkan keempat korban lain tidak sadarkan diri dengan kondisi kejang-kejang,” jelas dikutip.
Diketahui, gas beracun itu timbul lantaran keluarga tersebut menghidupkan mesin pembangkit listrik di dalam rumah.
Oleh karena itu, zat kimia berupa monoksida yang keluar dari operasional mesin tersebut sontak menyerang para korban.
Terlebih, asap genset yang keluar dari mesin tersebut tidak mengalami sirkulasi udara lantaran kondisi rumah tertutup.
Alhasil, para korban yang terpapar karbon monoksida ini mengalami kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri di dalam rumah sendiri.
“Yayan di pintu WC posisi tiarap, Reni (istri) ditemukan dalam kamar mandi posisi tertelentang,” jelas dikutip.
“Dan AHI, AN, serta AAI (ketiga anaknya), tergeletak di ruang keluarga posisi tertelentang,” lanjut dalam laporan artikel.
Tidak heran, kasus ini ramai menyita perhatian publik lantaran yang menjadi korban adalah satu keluarga.
Terlebih, 3 dari 5 anggota keluarga tersebut dinyatakan telah meninggal usai keracunan asap genset.
Baca Juga: Rachel Vennya Kecewa Berat dengan Jessica Felicia : Sudah Dibantu Malah Fitnah
Kendati demikian, kasus ini masih ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian guna mencari tahu kebenaran pasti insiden tersebut terjadi. ***

.webp)

