POJOKSATU.ID – Inilah sosok Tri Cahyaningsih, buruh pabrik asal Boyolali, Jawa Tengah (Jateng).
Seperti diketahui, belum lama ini sosok Tri Cahyaningsih ramai disorot lantaran gagal mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Bukan tanpa sebab, dirinya tidak diangkat jadi PNS lantaran memiliki kekurangan tinggi badan 0,5 cm.
Padahal, Tri Cahyaningsih diketahui peraih nilai tertinggi di Jateng dalam seleksi CPNS Kementerian Hukum, dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @fakta.indo pada Kamis (20/2/2025).
Dalam unggahannya, Cahyaningsih mengungkap kekecewaannya usai gagal bekerja di pemerintahan.
“Gelo (kecewa) pastine, kurang 0,5 sentimeter aja lho. Tapi gak apa-apa, memang belum rejekine,” ucapnya.
Diketahui, persyaratan yang ditentukan dalam seleksi CPNS di Kemenkumham ini memiliki standar tinggi badan 158 cm.
Namun, kriteria yang dimiliki kurang dari ketentuan persyaratan dengan memiliki tinggi badan 157,5 cm.
Baca Juga: HARI INI! Kemenag Umumkan Nama 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I, Yuk Segera Cek EMIS dan SIAGA!
Padahal, Cahyaningsih diketahui merupakan satu-satunya peserta CPNS yang memiliki skor SKD paling tingi di Jateng.
Yang mana, dirinya berhasil mendapatkan skor 476 dari ribuan peserta yang mendaftar seleksi CPNS.
“Dengan skor 476, ia membuktikan kemampuannya, meski akhirnya terhenti di tahap seleksi kesehatan,” jelas di-caption.
Ditambah lagi, Cahyaningsih diketahui telah bertahun-tahun mengikuti seleksi CPNS di tempat tinggalnya.
Yang mana, dirinya mulai mengikuti kontestasi bekerja di pemerintahan ini sudah terhitung sejak 2017 silam.
Tentu, momen dirinya dinyatakan sebagai peraih skor tertinggi ini membuka harapannya diterima sebagai PNS.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Salurkan Rp626,6 Triliun, Dukung 35,9 Juta Pengusaha UMKM Naik Kelas
Namun, Cahyaningsih yang merangkap sebagai sosok Ibu ini harus gagal pada seleksi CPNS 2024 kemarin. ***



