Pojoksatu

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025, Idul Fitri Hari Senin 31 Maret 2025

PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025 dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal jatuh hari Senin

Adhe Rahmayanti · Penulis
PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025, Idul Fitri Hari Senin 31 Maret 2025
 

POJOKSATU.ID-  Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025 dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal jatuh pada hari Senin 31 Maret 2025.

Selain itu, PP Muhammadiyah juga menetapkan 10 Zulhijah yang merupakan Hari Raya Idul Adha 2025, Idul Adha jatuh pada 6 Juni 2025.

Informasi itu disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti pada (12/2) melalui Konferensi Pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jl. Cik Ditiro, No. 23, Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Viral Sopir Pajero Arogan Tusuk Kondektur dan Sopir Damri di Lampung, Polda Amankan Satu Pengusaha

Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dan Agung Danarto, serta Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti.

Penetapan tersebut dilakukan dengan berdasarkan hasil Hisab Wujudul Hilal. Lebih lanjut, Sayuti berharap Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 Hijriyah agar dapat diikuti oleh warga Muhammadiyah.

"Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya," ujar Muhammad Sayuti, seperti dikutip dari laman resmi muhammadiyah.or.id, Rabu (12/2/2025).

Baca Juga: BRI Cetak Laba Rp60,64T di 2024, Perkuat UMKM dan Pacu Ekonomi Kerakyatan

Hasil Maklumat ini resmi ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti.

Bagikan
Foto Adhe Rahmayanti

Ditulis oleh

Adhe Rahmayanti

Penulis

Adhe Rahmayanti adalah redaktur Pojoksatu.id dan jurnalis yang telah cukup lama meliput isu kriminal dan hukum. Berawal dari dunia surat kabar, ia terbiasa merangkai kepingan fakta sebuah peristiwa menjadi berita yang utuh. Baginya, di mana ada garis polisi, di situ ada cerita dan fakta yang harus diungkapkan secara akurat dan berimbang.

Berita Populer