POJOKSATU.id - Bayi berusia 5 bulan menjadi salah satu korban jiwa dalam musibah longsor dan banjir bandang di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).
Abiyan, bayi berusia lima bulan berhasil ditemukan Tim K-9 Polda Jateng di antara tumpukan material longsor dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Dilansir dari JawaPos.com (23/1), jenazah Abiyan ditemukan dalam keadaan tertutup selendang.
Jenazah bayi tersebut berada di bawah springbed dan tersangkut pada pohon bambu.
Paman bayi tersebut turut terlibat dalam proses evakuasi dan hanya bisa menangis saat Abiyan ditemukan.
”Paman korban menangis histeris saat Abiyan ditemukan. Jenazah langsung dibawa ke Posko Induk,” ungkap anggota Tim SAR Gabungan dari Bumi Santri Pekalongan, Agus Yusuf.
Ibu Abiyan juga menjadi korban meninggal dunia dalam musibah longsor Pekalongan. Sementara ayahnya masih hilang.
Sementara itu, proses pencarian korban longsor dan banjir bandang di Pekalongan masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.
Total ada lima korban masih dalam pencarian.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meminta agar penanggulangan bencana tersebut memprioritaskan pencarian dan pertolongan korban.
”Upaya pencarian dan pertolongan ini harus menjadi prioritas utama. Karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya melalui keterangan resmi pada Kamis (23/1).
Tim SAR Gabungan saat ini mencatat masih ada lima korban hilang. Sementara jumlah korban meninggal dunia sebanyak 21 orang. ***



