POJOKSATU.ID, BATANG - Sebanyak enam jembatan di Kabupaten Batang rusak akibat banjir yang melanda kawasan tersebut pada Senin (20/1/2025).
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap 6 jembatan penghubung putus dan 5 rumah rusak berat akibat hantaman banjir di Kabupaten Batang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan kerusakan jembatan dan rumah segera diperbaiki dalam keterangan di Jakarta.
"Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batang bersama unsur terkait akan melakukan perbaikan itu," ucap Abdul Muhari pada Kamis (23/1/2025).
Berdasarkan data dari kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (21/1/2025) menyebutkan genangan air telah surut, namun kerusakan infrastruktur masih menjadi perhatian utama.
Abdul Muhari menambahkan meski genangan air telah surut, namun masyarakat dan pemerintah daerah harus tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang memicu bencana lanjutan.
"Potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah hingga dua hari ke depan, yaitu 23-24 Januari 2025," ujarnya.
Baca Juga: Babak Pendahuluan PNM Liga Nusantara 2024/2025: Persaingan Ketat Menuju Enam Besar
7.000 Orang Terdampak
Tak hanya itu, Muhari juga mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah antisipasi bencana.
Menurut data BNPB, sebanyak 130 keluarga atau sekitar 500 warga mengungsi dalam pengawasan tim petugas gabungan, termasuk lebih lebih dari 7.000 orang menderita akibat banjir.
Menurut Abdul Muhari, kerusakan infrastruktur terjadi usai hantaman banjir luapan aliran sungai, diperparah tingginya intensitas hujan di daerah setempat.
Ia memastikan semua penanganan darurat dampak bencana dilakukan secara proporsional oleh segenap organisasi perangkat daerah di Kabupaten Batang.
Adapun 7000 warga terdampak banjir tersebar di beberapa desa dalam 10 wilayah kecamatan seperti Kecamatan Bawang, Reban, Subah, Tersono, Warungasem, Gringsing, Bandar, Blado, Batang, dan Wonotunggal.
Korban Banjir di Kabupaten Batang BNPB memastikan tak ada korban jiwa akibat banjir ini. Namun, terdapat 2 orang warga yang mengalami luka-luka.
Kerusakan yang tercatat akibat banjir meliputi 6 jembatan, lima rumah rusak berat, 7 rumah terdampak, satu obyek wisata, satu pembangkit listrik tenaga hidro, dan satu ruas jalan tertutup material banjir.
Baca Juga: Guru Cabuli Murid di Muara Enim, Dilecehkan di Ruang Kelas dan Dibayar 3 Ribu Rupiah
BNPB terus memantau penanganan bencana di wilayah Jawa Tengah dan berkoordinasi dengan BPBD setempat.
Mereka akan memastikan penanganan bencana hidrometeorologi banjir di Kabupaten Batang berjalan dengan optimal.***




