POJOKSATU.ID – Para pegawai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen DIKTI) melakukan aksi damai bertajuk "Senin Hitam".

Demo sebagai bentuk solidaritas terhadap kasus pemecatan tidak adil yang menimpa salah satu rekan kerja mereka, Neni Herlina.

Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan keprihatinan atas perlakuan yang dianggap diskriminatif dan mendesak transparansi dari pihak berwenang.

Baca Juga: Institusi Negara Bukan Perusahaan Pribadi: Pegawai Kemendikti saintek Demo Tolak Sikap Arogan Menteri Satryo

Kasus ini bermula ketika Neni Herlina, salah satu pegawai yang telah lama mengabdi di Ditjen DIKTI, diberhentikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

Keputusan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pegawai lain bahwa tindakan serupa dapat terjadi pada mereka.

Dalam pesan yang beredar di grup WhatsApp internal, muncul seruan untuk bersatu melawan ketidakadilan ini.

Baca Juga: LOLOS CPNS! Namun Peserta Ini Bakal Digantikan Pelamar CPNS 2024 Lainnya!

Pesan tersebut berbunyi, “Lawan atau menunggu giliran!” yang tertulis dalam akun x @yearrypanji

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kemedikti saintek mengenai tuntutan para demonstran.

Namun, aksi damai ini telah menarik perhatian publik dan media sosial, dengan tagar #SeninHitam menjadi tren.***