POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di kawasan Bandung Barat.
Yang mana, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Calvin Chandra menjadi korban KDRT oleh sang istri.
Bukan main, Calvin yang dianiaya istrinya bernama Rana Eka Januar ini berakhir mengenaskan dengan sekujur luka lebam di wajahnya.
Usut punya usut, hubungan pernikahan Calvin yang jadi korban KDRT oleh Rana ini ternyata sempat tidak direstui pihak keluarga.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Pelaripalsu pada Senin (20/1/2025).
Dalam unggahannya, hubungan Calvin sempat tidak direstui keluarga lantaran latar belakang Rana yang kurang jelas.
Sebab, Calvin dan Rana menjalin hubungan melalui aplikasi kencan hingga berujung ke jenjang pernikahan.
Tidak hanya itu, Calvin juga disinyalir hanya beberapa kali membawa pelaku ke hadapan orang tuanya.
Hal ini diungkapkan langsung oleh kakak Calvin yang mengungkap kebenaran kasus KDRT tersebut.
Baca Juga: Kapolres Gagal Tangkap Tangan Pemilik Eskavator PETI Kotanopan, Begadang hingga Pagi
“Kenal dengan perempuan (istri) dari dating app dan tak lama minta menikah,” ucap kakak Calvin, Aditya.
“Kami keluarga sebenarnya dari awal kurang merestui krn baru kenal dan datang ke rumah hanya bbrp kali,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, Aditya juga menambahkan bahwa adiknya juga jadi jarang berkomunikasin dengan keluarga usai melangsungkan pernikahan.
Padahal, tempat tinggal Calvin disinyalir tidak jauh dari Keberadaan kediaman orang tuanya di kawasan Tagog Padalarang.
“Setelah menikah tidak pernah ke rumah orang tua saya sama sekali sampai detik ini,” pungkasnya.
“Kami tdk di informasikan alamat tmpt tinggalnya, yg belakangan kami tahu jika mereka tinggal di Tagog Padalarang, dmn itu tidak jauh dari rumah orang tua,” lanjutnya.
Baca Juga: Melalui Seminar Satu Dekade Inspirasi, Ini Dia Cara Mendapatkan Uang Pada Zaman Sekarang
Namun, tempat tinggal Calvin diketahui telah berpindah usai dirinya membeli rumah yang ditawarkan oleh mertuanya.
Kendati demikian, kasus ini telah ditindaklanjuti oleh Aditya dan keluarga guna mencari keadilan atas kejadian yang menerpa hidup adiknya. ***



