POJOKSATU.ID-Ledakan hingga dentuman keras material jatuh terdengar beruntun dari kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat pada Rabu malam.
Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat, Farid yang sedang bertugas di lokasi menduga suara ledakan itu adalah ledakan mobil yang diparkir di lantai 7 gedung.
"Itu kan lantai 7 parkiran mobil. Sepertinya yang meledak itu mobil, ledakan yang besar tadi," tutur Farid kepada wartawan di lokasi pada Rabu malam.
Ledakan besar pertama terdengar tepat pada pukul 23.50 WIB yang sontak membuat warga yang sedang menyaksikan kebakaran berteriak kaget.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Klinik di Sawangan Siap Berikan Pelayanan Terbaik
Para petugas pun spontan menyuruh para warga mundur dari sekitar gedung Glodok Plaza yang sudah dipasangi garis polisi itu.
Usai ledakan pertama itu, ledakan dan dentuman keras terdengar beruntun dari dalam gedung yang tengah dilahap api. Selain itu, bongkahan material seperti kaca yang pecah dilahap api juga berjatuhan dari lantai atas.
Hingga pukul 00.21 WIB dini hari, lantai 7, 8 dan 9 gedung masih berstatus merah atau api masih menyala. Petugas pemadam kebakaran pun masih berupaya untuk memadamkan kebakaran tersebut.
Penyebab dari Diskotek
Api dilaporkan bermula dari sebuah diskotek di lantai tujuh sebelum dengan cepat menjalar ke lantai delapan dan sembilan.
Baca Juga: Tujuh Fakta Nanang Gimbal Pembunuh Sandy Permana, Dulu Memang Sangar Sebelum Potong Rambut
Insiden ini memicu kepanikan, terutama karena sembilan orang sempat terjebak di dalam gedung.
Beruntung, seluruh korban yang sebagian besar adalah pekerja di Glodok Plaza berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim pemadam kebakaran dibantu Palang Merah Indonesia (PMI).
Salah seorang korban, Nedi, mengaku sempat terjebak di lantai delapan sebelum diselamatkan.
"Asapnya tebal sekali, saya hanya bisa menunggu di pojokan sampai petugas datang untuk di evakuasi," ujarnya dengan wajah lelah.
Proses pemadaman berlangsung intensif, melibatkan 36 unit mobil pemadam kebakaran dan 180 personel.
Baca Juga: Pengendara Wajib Tahu, Ini Bedanya Sanksi Tidak Bawa SIM dan Tidak Punya SIM
Kobaran api yang besar memaksa tim pemadam menerapkan strategi khusus, termasuk penyemprotan air dari berbagai sisi menggunakan Bronto Skylift untuk menjangkau bagian atas gedung.
Pada pukul 23.21 WIB, status kebakaran masih merah. Beberapa titik api berhasil dikendalikan, tetapi kobaran di lantai atas tetap menjadi tantangan.
"Kami bekerja keras untuk memastikan api tidak merambat lebih jauh, terutama ke lantai bawah," ujar seorang petugas.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga berasal dari ruang diskotek di lantai tujuh. Api yang menyebar dengan cepat diperparah oleh material mudah terbakar di area tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Baca Juga: Uang Mati
Meski situasi sulit, kerja cepat dan koordinasi tim pemadam kebakaran serta PMI berhasil memastikan tidak ada korban jiwa.
Warga sekitar diimbau untuk menjauhi lokasi demi keselamatan, mengingat potensi bahaya yang masih ada.***



