POJOKSATU.ID – Belum lama ini, kasus penembakan bos rental mobil di Tol Tangerang tengah ramai diperbincangkan publik.

Seperti diketahui, dalang penembakan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurahman (48) ternyata merupakan dari kalangan aparat.

Yang mana, oknum berseragam TNI AL ini disebut telah menjadi pelaku penembakan terhadap Ilyas Abdurahman.

Baca Juga: Buntut Pemerasan Oknum Polisi di DWP 2024, Direktur SDR : Seharusnya Kapolda Ikut Dicopot Atas Ulah Anak Buahnya

Mengetahui hal ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amelia Anggraini minta TNI AL evaluasi penggunakan senjata api (senpi).

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews pada Selasa (7/1/2025) yang mengungkap hal tersebut.

Dalam artikelnya, permintaan tersebut dikonfirmasi oleh Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini.

Baca Juga: Porsinya Mantap! Ini Rekomendasi Tempat Makan Soto Mie Enak di Bogor yang Bikin Ketagihan

Amelia menuturkan bahwa penggunaan senpi di kalangan TNI AL harus segera ditindakalnjuti prosedur pemakaianya.

Bukan tanpa sebab, hal ini diminta Amelia lantaran agar tidak adanya insiden mengenaskan lagi yang melibatkan aparat berseragam.

“Kasus ini mengingatkan kita bahwa prosedur yang ada harus dijalankan dengan disiplin tinggi untuk cegah penyalahgunaan senjata,” ucapnya.

Baca Juga: Lowongan Kerja TERBARU! Diskominfo DIY Buka Kesempatan Karir Bagi Putra-Putri Bangsa, Cek Syaratnya Di Sini!

Seperti diketahui, pelaku penembakan bos rental mobil ini terkuak usai petinggi TNI AL menggelar konferensi pers.

Yang mana, pihaknya mengakui bahwa tiga oknum TNI AL telah melakukan tindak amoral hingga memakan korban jiwa.

Hal ini disampaikan langsung oleh Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista.

Baca Juga: Rumah Hasto Kristiyanto yang Berlokasi di Bekasi Digeledah KPK

“Dari hasil penyidikan itu benar bahwa penembakan yang terjadi di kilometer 45 dilakukan oleh oknum TNI AL,” jelasnya.

“Kami dari jajaran TNI Angkatan Laut akan selalu terbuka dan akan menyampaikan fakta apa adanya,” lanjutnya.

Samista juga menuturkan bahwa ketiga anggotanya akan ditindak tegas usai melakukan penembakan terhadap korban. ***