POJOKSATU.ID – Kasus penembakan bos rental Mobil di Tol Tangerang kian menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, pelaku penembakan Ilyas Abdurahman (48) disinyalir merupakan dari kalangan oknum TNI AL.
Yang mana, terdapat tiga oknum TNI AL terlibat dalam kasus penembakan bos rental mobil tersebut.
Kendati demikian, pihak TNI AL justru mengaku bahwa telah melakukan tindakan tersebut lantaran tengah dikeroyok oleh kawanan Ilyas Abdurahman.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Instagram milik @fakta.indo pada Selasa (7/1/2024).
Dalam unggahannya, aparat TNI AL menegaskan terpaksa melakukan penembakan terhadap bos rental mobil tersebut.
Tidak lain, hal ini dilakukan lantaran tiga oknum TNI AL mengaku terdesak akibat adanya tindak pengeroyokan dari pihak Ilyas.
Pernyataan ini ditegaskan langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) TNI AL Laksamana Madya TNI Denih Hendrata.
Denih menuturkan bahwa anggotanya terpaksa melakukan penembakan dalam ranga upaya pembelaan diri.
“Nah kalau ada pengeroyokan, berarti kan sebetulnya, kan sama-sama enggak tahu siapa yang akan mati,” ucapnya.
“Kita saja kalau misalkan terdesak dikeroyok pasti akan membela diri. Jadi kembali lagi, apalagi mungkin karena tentara juga,” lanjutnya.
“Kita sering dengar ada (istilah) ‘Kill or To Be Killed’ (membunuh atau dibunuh),” imbuh Pangkoarmada TNI AL.
Kendati demikian, pernyataan yang disampaikan pihak TNI AL ini justru dibantah oleh keluarga korban.
Yang mana, anak bos rental mobil bernama Rizky Agam mengaku bahwa ayahnya tidak melakukan pengeroyokan.
Tidak heran, banyak publik turut menyoroti kasus penembakan tersebut lantaran banyaknya menuai kejanggalan. ***



