POJOKSATU.ID – Kasus penganiayaan pegawai toko roti Lindayes di Jakarta Timur (Jaktim) Dwi Ayu Darmawati (19) belum lama ini tengah menarik perhatian publik.
Bagaimana tidak, Dwi Ayu Darmawati yang menjadi korban penganiayaan oleh George Sugama Halim ternyata sempat melapor ke pihak kepolisian.
Yang mana, dalam laporan tersebut dirinya mengaku sebagai korban penganiayaan oleh anak bos toko roti Lindayes.
Kendati demikian, laporan Dwi Ayu Darmawati justru ditolak pihak kepolisian saat mengetahui bahwa dirinya menjadi korban George Sugama Halim.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Mdy_Asmara1701 pada Selasa (17/12/2024).
Dalam unggahannya, terlihat jelas sosok Dwi mengungkap kasusnya saat menghadiri rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi III.
Dwi mengaku sempat ditolak oleh aparat kepolisian saat hendak melaporkan kasus yang telah menimpanya.
Yang mana, laporan tersebut dilakukan Dwi pada saat dirinya dianiaya oleh George pada Kamis (17/10/2024) silam.
“Habis kejadian langsung lapor ke Polsek Rawamangun, tapi disitu emang gak bisa nanganin,” jelas Dwi.
Baca Juga: Dampak Luapan Kali Kening, 2.218 KK di Tuban Terendam Banjir
“Akhirnya dirujuk ke Polsek Cakung, sama juga tetap gak bisa nanganin gegara Tempat Kejadian Perkara (TKP),” lanjutnya.
Usai ditolak oleh kedua polsek tersebut, Dwi menjelaskan bahwa dirinya dirujuk kembali ke Polres Jaktim.
Diketahui, disitulah laporan korban penganiayaan anak bos toko roti Lindayes ini diterima setelah ditolak beberapa kali.
Baca Juga: Deretan Mata Kuliah Yang Dipelajari di PGSD, Ada Psikologi Sampai Pendidikan Inklusi
“Akhirnya saya disuruh ke Polres Jaktim di Jatinegara, iya (hari itu saya bolak balik ketiga kantor polisi,” ucap Dwi.
Seperti diketahui, Dwi merupakan salah satu pegawai toko roti Lindayes yang mendapat perlakuan mengenaskan oleh anak bosnya.
Yang mana, dirinya dimaki dan dianiaya hingga babak belur saat masih bekerja sebagai pegawai kasir di toko tersebut.
Baca Juga: Kilas Balik, Eks Bupati Batubara Zahir yang Terseret Kasus PPPK 2023 Ternyata Kalah Telak di Pilkada
Namun, sosok Dwi justru menjadi korban mengenaskan alih-alih bekerja untuk mencari nafkah keluarganya. ***



