POJOKSATU.id - Komedian Erick Estrada mengungkap curahan hati Yati Pesek setelah mendapatkan hinaan dari Miftah Maulana Habiburrahman, atau lebih dikenal dengan Gus Miftah.
Dalam sebuah video, Erick Strada mengungkapkan momen saat Yati Pesek menceritakan isi hatinya.
Yati Pesek bercerita bahwa dia dihina oleh orang yang telah ia anggap sebagai gurunya.
"Video dua tahun lalu itu dia udah cerita 'le aku nduwe guru Waktu aku perform sama dia itu kok dia kayak menghina ya', (le aku punya guru, Waktu perform kik dia kayak menghinaku)" ungkap Erick Estrada.
Yati Pesek mengatakan bahwa dia merasa sakit hati dengan ucapan sosok tersebut yang tidak lain adalah Gus Miftah.
Baca Juga: Prabowo Subianto Buka Suara Tanggapi Mundurnya Gus Miftah dari Utusan Khusus Presiden
Setelah pulang dari acara tersebut, Yati Pesek hanya bisa menangis karena bingung harus menceritakan rasa sakitnya kepada siapa.
"Aku loro ati le, aku meh ngadu mbek sopo, aku tekan omah isohe mung nangis, aku mung ngadu karo Gusti Allah (aku sakit hati le, aku bingung mau mengadu sama siapa, sampai rumah hanya bisa nangis dan berdoa kepada Allah)," ungkap Yati Pesek kepada Erick Estrada.
Lebih lanjut Yati Pesek mengungkapkan bahwa selama menjadi seniman dia benar-benar menjaga budaya yang dia miliki.
Salah satunya adalah dengan menjaga budi pekerja dan juga tata krama dimanapun dia berada.
"Neng aku mung meneng wae, senajan jane Atiku loro banget, wong aku ket cilik dadi seniman nganti tekan tuo lehku jogo budayaku tenanan ora mung asal-asalan, aku neng ndi wae nganggo budi pekerti toto kromo seng becik (Aku cuma diam saja, meskipun hatiku sakit, aku jadi seniman dari kecil sampai tua, dimana saja aku selalu memamakai budi pekerti dan tata krama yang bagus)" papar Yati Pesek.
Yati Pesek masih tidak habis piker, Gus Miftah sampai setega itu berkata kasar kepada dirinya.
Ia pun sampai bertanya-tanya apa salah yang sudah ia lakukan kepada Gus Miftah.
"Nek kok aku karo Miftah diunekke koyo ngono diunekke bajingan diunekke lon**,salahku opo (Kok Gus Mifta bisa mengatakan aku bajingan lon**, salahku apa)," imbuhnya.
"Aku mung tak ampet wae, aku mung meneng wae, ndelalah kok sopo nduwe videone koyo ngono dishare sisan (Aku cuma bisa memendamnya, tapi akhirnya kok video itu tersebar luas)" pungkas Yati Pesek.
Diketahui setelah kasusnya menghina penjual es teh viral, semua borok Gus Miftah langsung dibongkar netizen.
Salah satunya adalah video saat ia menghina Yati Pesek.
Penghinaan itu terjadi saat Gus Miftah dan juga Yati Pesek tampil Bersama dalam sebuah pertunjukkan wayang.
Pada kesempatan tersebut Gus Miftah melontarkan candaan kepada Yati Pesek.
Gus Miftah melontarkan candaan tersebut dengan kata-kata yang kasar.
"Niki wau lagune Bajing Loncat, bajingane kulo ajak munggah (Judul lagunya Bajing Loncat, bajingane aku ajak ke panggung)," ujar Gus Miftah pada video tersebut.
Candaan tersebut dilontarkan setelah Yati Pesek menyanyikan lagu Jawa berjudul Bajing Loncat.
Mendengar ucapan Gus Miftah, Yati Pesek langsung melontarkan protes.
"Kurang ajar, ngunekke aku kok bajingan (kurang ajar ngatain aku bajingan)," ucap Yati Pesek.
Yati Pesek pun lantas memberikan peringatan kepada Gus Miftah.
"Iki arepo kowe enom tapi lagi dadi guruku lo.
(Meskipun kamu muda tapi kamu jadi lagi guruku)," kata Yati Pesek.
Meski sudah mendapatkan peringatan, Gus Miftah ternyata masih saja melontarkan candaan kasar.
Baca Juga: Polemik Gus Miftah Dinilai Jadi Ujian Berat bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran
Bahkan kali ini candaan Gus Miftah mengandung unsur body shaming.
"Bersukur kulo Bude Yati elek, nek ayu dadi lont* to niki, (aku bersyukur Bude Yati jelek, kalua cantik jadi lon**)," ujarnya.
Yati Pesek menghela napas Panjang mendengar ucapan tersebut.
"Kok suarane sakiki dadi koyo ngono. Untung sampeyan nik Gus neng kene, ora ustad, orang kiai (sekarang kok omongannya begitu, untung kamu di sini Gus bukan ustad, bukan kiai)," ujar Yati Pesek.
Yati Pesek pun lantas mengatakan kepada dalang yang ada di depannya tentang perubahan sikap dari Gus Miftah.
"Di Warseno arepo iki cah enom, maune gandrung kali kulo. Ning kagol mergo suarane koyo ngono kui (Dik Warseni, walapun Miftah anak muda tapi dulu dia bergaulnya dengan aku, tapi aku saat ini sudah kecewa karena omongannya jadi seperti itu)," ungkap Yati Pesek.
Akibat ucapan-ucapan kasarnya, Gus Miftah kini menuai kecaman hingga diminta untuk mundur dari jabatan staf khusus presiden.
***


.webp)
