POJOKSATU.ID- Nasib tragis dialami keluarga Agus Komarudin. Pria 38 tahun itu asal Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri itu ditemukan tewas di rumahnya di RT 02, RW 05.
Agus meninggal dunia bersama istrinya Kristina (34) dan anak pertamanya Christian Agusta Waratmaja Putra yang masih berusia 9 tahun. Diduga mereka menjadi korban pembunuhan satu keluarga.
"Ada empat orang tapi yang satunya adalah anak terakhir. Kondisinya tadi kritis," jelas Minatun, 55, warga setempat. Korban keempat adalah anak bungsu pasangan Agus dan Kristina yakni Samuel berusia 8 tahun.
Peristiwa itu menggemparkan warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar itu baru diketahui sekitar pukul 09.30. Pada saat dievakuasi, semua korban yang dalam kondisi luka parah.
Baca Juga: Cara Beli Tiket Pesawat murah Dari Diskon Hingga Promo Tiket Liburan Murah!
Polisi yang mendapat informasi itu langsung mendatangi lokasi kejadian.
Sementara itu, korban Agus Komarudin diketahui merupakan seorang guru sekolah dasar (SD).
Kejadian yang mengenaskan itu pertama kali diketahui oleh rekan seprofesinya, sang teman curiga karena korban tidak masuk sekolah. Ponsel Agus juga tidak dapat dihubungi.
Sebelumnya, Agus hanya izin tidak masuk selama satu hari pada Rabu (4/12) saja. Namun hingga Kamis (5/12), Agus tidak juga masuk dan tidak dapat dihubungi.
Hal itulah yang membuat teman-teman Agus mendatangi rumah korban.
Guru-guru yang datang itu sempat memanggil korban. Namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.
Baca Juga: Daftar Spot Foto Keren di Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Berwisata Disini
Mereka lalu melihat dari lubang tembok kayu di dapur. Di sana ada tangan tergeletak di lantai dapur.
Rupanya Agus bersama istrinya sudah tidak bernyawa. Sementara satu anaknya, Samuel, 8, dalam keadaan kritis.
Kapolsek Ngancar AKP Chardi Kukuh membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Satu korban masih hidup tergeletak di kamar tengah (Samuel, Red), kini dirawat di RSUD SLG,” terang Chardi. ***


.webp)
