POJOKSATU.ID – Kasus penganiayaan oleh ratusan mahasiswa Papua belum lama ini kembali terjadi di kawasan Makassar, Sulawesi Selatan.

Dimana, masyarakat yang tergolong dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan tindakan anarkis kepada aparat kepolisian.

Seperti diketahui sebelumnya, kasus ini juga berlangsung sama di kawasan Yogyakarta (Jogja) yang nyaris memakan korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan ini terjadi lantaran aksi “Long March” mahasiswa Papua tidak diindahkan aparat kepolisian.

Aksi “Long March” ini tidak lain adalah upaya untuk memperingati kemerdekaan Papua di Makassar.

Baca Juga: Momen Desta di Skakmat Anak Perempuannya Usai Foto Bareng Lawan Jenis: Ngapain Megang-megang Bukan Muhrim!

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @LBH_Makassar pada Selasa (3/12/2024).

Dalam unggahannya, mahasiswa Papua yang diklaim sebagai pelaku ini dikonfirmasi telah bertindak anarkis.

Yang mana, kejadian mengenaskan tersebut berlangsung di Jalan Lanto. Dg Pasewang sekitar pukul 09.00 WITA.

“Aksi mahasiswa papua kota makassar memperingati hari kemerdekaan papua,” jelas di-caption.

“Puluhan mahasiswa papua melakukan aksi long march dari asrama papua depan RS DADI Sulsel,” lanjutnya.

Baca Juga: Waspada! 5 Penyakit Ini Masih Ancam Nyawa Jutaan Orang Indonesia

Usut punya usut, aksi mahasiswa yang dikemas dengan unjuk rasa ini ternyata tidak langsung diintimidasi pihak kepolisian.

Diketahui, pihak kepolisian sempat membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan mahasiswa Papua untuk tidak merayakan kemerdekaannya.

Sebab, hal ini berpeluang memecah belah bangsa yang merugikan kestabilan rasa nasionalisme bagi masyarakat.

“Kedua belah pihak melakukan negosiasi, mahasiswa papua meminta kepada kepolisian agar membiarkan mereka aksi long march menuju monumen mandala

Namun, kesepakatan yang diberikan ternyata tidak diindahkan oleh ratusan mahasiswa Papua di Makassar.

Alhasil, tujuan untuk mencapai kesepakatan justru berakhir dengan penganiayaan hingga merusak beberapa fasilitas umum. ***