POJOKSATU.id, JAKARTA – Anies Baswedan menanggapi kemenangan pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024 dimana kemungkinan akan berjalan satu putaran.

Namun kepastian satu atau dua putaran akan diumumkan KPU pada 15 Desember 2024 nanti.

Hingga Jumat (29/11), data di laman pilkada2024.kpu.go.id mencatat real count telah mencapai 99,93%, atau 14.825 dari 14.835 TPS. Pasangan Pramono-Rano unggul dengan raihan 2.181.939 suara (50,07%).

Anies Baswedan menyebut bahwa dia hanya sebagian kecil saja dari beberapa faktor kemenangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta 2024.

Baca Juga: Kronologi Kasus Agus Buntung, Pemuda Disabilitas Dituduh Rudapaksa Seorang Mahasiswi di Mataram NTB Ternyata Saling Suka

"Ada banyak faktor, saya rasa, saya hanya sebagian kecil dari kemenangannya Mas Pram," kata Mantan Gubernur DKI Jakarta setelah Ahok itu, Sabtu (30/11/2024).

Anies menyoroti peran berbagai pihak yang terlibat mendukung Pramono Anung-Rano Karno.

"Di sana luar biasa banyak, aktivis demokrasi, kyai, ulama, rohaniawan, relawan. Itu semua bekerja bersama-sama," lanjutnya.

Menurutnya, sinergi antar elemen masyarakat lah yang menjadi kunci utama dalam memenangkan Pramono-Rano ini.

Namun kualitas calon itu sendiri juga menjadi faktor penentu. Anies mengibaratkan pencalonan kepala daerah dengan mengiklankan sebuah barang.

Baca Juga: Link Download Latihan Soal PPKN Kelas 7 SMP untuk STS dan PTS, Download Semua, Biasanya Banyak yang Mirip, Ada BONUS File Download SEMUA MAPEL

"Kita mengiklankan sebuah barang pada akhirnya, sehebat-hebatnya orang mengiklankan kalau produknya tidak baik itu tidak laku. Jadi kualitas dari Mas Pram sendiri itu menentukan," tegas Anies.

Sebelumnya, melalui postingan Instagram yang diunggah Kamis (27/11) lalu, Anies meminta pendukungnya menjaga suara pasangan Pramono-Rano Karno di setiap TPS pada penghitungan suara.

“Alhamdulillah, fase pencoblosan sudah selesai. Sekarang masuk fase yang tak kalah penting: mengawal suara di TPS! Utamanya di Jakarta, tingkat partisipasi disinyalir rendah,” ujarnya.

Baca Juga: Awan Capung

“Maka kemungkinan ada banyak surat suara tidak terpakai. Mari kita kawal dengan saksama, agar semua dijalankan sesuai prosedur dan aturan yang benar. Jangan sampai ada kebocoran,” jelasnya dalam postingan Instagram yang diunggah Kamis (27/11) lalu.

Hasil Pilgub Jakarta

KPU DKI Jakarta menyatakan dokumen C hasil penghitungan suara Pilgub Jakarta pada Pilkada Serentak 2024 telah terunggah 100 persen ke aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

"Alhamdulillah seluruh TPS se-DKI Jakarta sudah selesai mengunggah foto C hasil ke Sirekap 100 persen, sehingga tentu saja Sirekap yang sudah masyarakat bisa mengakses secara langsung, publik bisa mengakses secara langsung," kata Anggota KPU DKI Jakarta Fahmi Zikrillah, Kamis (28/11).

Sementara Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mengatakan, kepastian pelaksanaan putaran kedua Pilkada Jakarta 2024 menunggu hasil rekapitulasi manual berjenjang yang digelar mereka.

KPU DKI Jakarta dijadwalkan melaksanakan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan pada Kamis, 28 November 2024, dan akan berlangsung selama enam hari.

“(Kepastiannya menunggu) Rekapitulasi manual berjenjang,” kata Wahyu di Jakarta, Kamis.

Hasil sementara penghitungan suara atau real count KPU RI menunjukkan paslon Pramono Anung-Rano Karno unggul sementara dari pasangan Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.***