POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan sosok inisial AL yang diduga menjadi beking judi online (judol) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Tidak lain, hal ini disebutkan oleh konten kreator Ferry Irwandi yang menuturkan bahwa sosok tersebut merupakan makelar para bandar situs judol di Komdigi.
Usut punya usut, sosok dibalik penyandang inisial tersebut ternyata CEO PT Djelas Tandatangan Bersama (DTB), Alwin Jabarti Kiemas
Tidak lain, Alwin Jabarti Kiemas merupakan keponakan Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Update Quick Count Pilgub Jabar 2024, Paslon Ini yang Unggul
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @PartaiSocmed pada Rabu (27/11/2024).
Dalam unggahan akun tersebut, Alwin dikonfirmasi sebagai sosok yang menyandang inisial AL sebagai beking pengamanan situs judol di Komdigi.
“Sebenarnya sdh lama diramaikan oleh Ferry Irwandi tapi dgn inisial AL. Setelah crosscheck benar dia Alwin Jabarti Kiemas,” jelas di-caption.
Seperti diketahui, sosok inisial AL alias Alwin ini disebut Ferry merupakan pelaku utama dalam praktik ilegal di Komdigi.
Ferry mengungkapkan bahwa sosok tersebut berinisial AL yang menjadi makelar kasus judi online antara pihak Komdigi dengan para bandar situs.
“Orang inilah penghubung utama Komdigi dengan bandar-bandar (judi online), sangat berbahaya,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Ferry juga menjelaskan bahwa sosok dibalik inisial AL ini memiliki koneksi yang cukup banyak ke para pejabat pemerintah.
AL diketahui sering bekerjasama dengan pihak kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang kini disebut Komdigi secara legal.
Tidak hanya itu, sosok AL juga disebut Ferry memiliki perusahaan yang beroperasional di sektor teknologi.
Baca Juga: Update Quick Count Pilwalkot Bogor 2024, Paslon Ini yang Unggul
Tentu, hal ini sangat berkaitan dengan Kementerian Komdigi selaku instansi yang bergerak pada sektor yang sama.
“Berkali-kali bekerjasama dengan Kominfo secara resmi dan legal, memiliki perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan informasi,” terangnya.
Lebih lanjut, ungkapan Ferry ini ternyata terkonfirmasi bahwa Alwin yang sempat disebut sebagai sosok inisial AL diketahui menjalankan praktik ilegalnya lewat PT DTB.
Yang mana, PT DTB merupakan perusahaan yang kerap kali bekerja sama dengan Komdigi sejak 2021 silam.
“Alwin Jabarti Kiemas masuk ke Kominfo di tahun 2020 atau 2021 lewat kerja sama perusahaannya PT DTB dgn Kominfo utk tanda tangan digital,” jelas dikutip dari portal Pojoksatu.id.
“Lalu ada tawaran ke dia untuk memprotect web dr nawala. Dari situlah bermula bisnis perlindungan situs judol,” lanjutnya.***



