POJOKSATU.ID- Fakta baru kecelakaan beruntun Slipi, Jakarta Barat diduga bukanlah karena permasalahan rem blong
Saksi mata di lokasi menceritakan detik-detik truk tronton menjadi pemicu kecelakaan.
Kecelakaan yang melibatkan 7 kendaraan roda dua dan roda empat terjadi di persimpangan lampu merah Slipi, Jakarta Barat pada Selasa, 26 November 2024, pagi.
Kecelakaan tersebut disebabkan oleh truk tronton yang sebelumnya diinformasikan mengalami rem blong hingga menabrak motor dan mobil yang berada di depannya.
Baca Juga: bank bjb Raih The Best Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award 2024
Namun, salah seorang saksi kejadian, Ali (60) mengatakan, truk tronton tersebut tidak mengalami rem blong.
Hal itu dikatakan, karena truk tronton dapat berhenti setelah mengalami kecelakaan beruntun.
"Kalau feeling saya sih, orang nabrak gitu bukan rem blong. Alasan itu mah," kata Ali yang merupakan tukang ojek pangkalan saat ditemui di lokasi.
"Bisa ngerem di situ. Rem blong bisa ngerem," tambah Ali sambil menunjuk arah truk tronton tersebut berhenti.
Baca Juga: A. Fauzi Ridwan Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Subang Periode 2024-2029
Ali mengungkapkan peristiwa kecelakaan itu terjadi begitu cepat. Kata Ali kecelakaan awalnya di traffic light Slipi arah Jalan Letjen S. Parman.
Tiba-tiba, truk tronton menerobos lampu merah dan menabrak motor yang ada di depannya hingga terjatuh.
Lalu pemotor itu tertabrak minibus warna hitam hingga terseret puluhan meter.
"Posisi di sini sudah ijo, di sana mungkin baru matikan. Di sini masuk, diberi di sana sama truk, diberi satu. Jatuh kan tuh, dihantam lagi satu di sini, masuk kolong dilindas keseret sampai ke sana," ucap Ali.
Kata Ali, korban yang terseret mini bus itu sempat meminta tolong pada dirinya.
Namun, Ali yang berdiri di trotoar tepat di samping korban tak kuasa untuk menolongnya.
"Pak, pak tolingin. Gimana mau nolonginnya," ucap Ali.
Kata Ali truk tronton itu pun lanjut menghantam kendaraan lainnya.
Usai menabrak sejumlah kendaraan truk itu pun berhenti beberapa meter dari lampu merah Jalan Palmerah Utara.
Setelah itu kata Ali, banyak pengendara yang berhenti untuk menolong para korban kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian pun kata Ali saat itu sudah ada di lokasi kejadian.
Sementara, Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Diella mengatakan, ada 7 kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Baca Juga: Rekomendasi HP 5G Murah Terbaik di 2024: Performa Kencang, Harga Terjangkau!
Tujuh kendaraan yang terlibat kecelakaan meliputi truk Wings Box Mitsubishi, 5 sepeda motor, dan 1 mini bus.
Akibatnya satu orang pengendara motor meninggal dunia, dan 4 pemotor lainnya luka-luka.
Diella menuturkan, kejadian berawal ketika pengendara truk tronton berinisial AZ melintas dari arah timur ke barat.
Sesampainya di TKP, tronton tersebut menerobos lampu merah, kemudian mengakibatkan kecelakaan beruntun.
"Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya. ***



