POJOKSATU.ID – Sosok penyandang nama Kolonel Moh Sawi belum lama ini tengah jadi sorotan publik, diketahui ia bersama Ivan Sugianto saat penangkapan
Pasalnya, Direktur Pembinaan Pendidikan (Dirbindik) Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI ini diseret kasus intimidasi murid SMA Gloria 2 Surabaya, Jawa Tengah.
Yang mana, dirinya diduga jadi bekingan pelaku intimidasi siswa tersebut yakni sang pengusaha Club Valhalla, Ivan Sugianto.
Padahal, Kolonel Moh Sawi sempat bilang bahwa dirinya sebagai prajurit TNI harus memegang teguh keadilan.
“Berjuang bersama, mengabdi tanpa batas demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucapnya.
Baca Juga: Debat Kedua Pilkada Taliabu, Citra Mus Yakin Mewujudkan Era Taliabu Emas
“Pelihara, rawat, dan lestarikan, Allahuakbar,” lanjut Kolonel Sawi yang dikutip Pojoksatu.id dari Youtube Radarjatim.co.
Seperti diketahui, Kolonel Sawi disinyalir kuat menjadi bekingan Ivan selaku pelaku intimidasi murid SMA Gloria 2 Surabaya.
Sebab, foto Kolonel Sawi yang bersandingan dengan Ivan menjadi pemicu dugaan publik bahwa dirinya juga terlibat.
Hal inilah yang membuat publik menuntut ke para pihak penyelidikan untuk menindaklanjuti sosok bekingan Ivan.
“Selanjutnya semoga bisa dilacak siapa beking Ivan. Semoga mabes polri turun tangan dan cek Polda Jatim serta Polrestabes Surabaya,” ketik @trinugroho162.
“Semoga orang2 yg punya backing gak semena2 sama orang lain cuma krn urusan sepele jadi seenaknya merendahkan dan memperkusi org lain,” cuit @Gank_Of_Petojo.
Padahal, Ivan selaku pelaku intimidasi siswa SMA Gloria 2 Surabaya ini diketahui telah ditahan oleh pihak kepolisian.
Seperti halnya dikonfirmasi Kombes Ahrie bahwa kasus tersebut masih dalam proses hukum untuk menyesuaikan tindak kejahatan Ivan terhadap pasal yang berlaku.
“Sudah ditangkap dan akan berlanjut ke penyidikan ya. Semoga anak Indonesia gak ada yg disuruh begitu lagi sama orang orang tua lainnya,” ucapnya. ***



