POJOKSATU.id, SURABAYA— Kasus Ivan Sugianto yang menyuruh seorang siswa bersujud dan menggonggong seperti anjing dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

Konsultan hukum SMA Gloria 2 Surabaya, Sudiman Sidabukke, memastikan proses hukum berjalan dalam kasus yang melibatkan Ivan Sugianto ini.

Pihaknya turut mengadukan Ivan Sugianto, yang merupakan wali murid salah satu siswa SMA Cita Hati berinisial EMS.

"(Pengaduan terhadap Ivan) masih berlanjut, kita serahkan kepada pihak kepolisian dan tetap melaporkan persoalan yang kedua," kata Sudiman Sidabukke, Minggu (10/11/2024).

Baca Juga: Tampang Ivan Sugianto Viral Usai Intimidasi Siswa SMA Gloria 2 Surabaya, Ternyata Dibekingi TNI Dan Punya Tempat Dugem

Laporan itu tertuang dalam surat tanda terima laporan/pengaduan masyarakat bernomor LPM/1121/X/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA yang dilakukan oleh seorang guru berinisial LSP atas ancaman dengan kekerasan.

Damai dan Saling Memaafkan

Sementara itu Ivan Sugianto menyatakan proses hukum masih terus berlanjut terkait kasus ini. Meski dia bersama sekelompok orang yang diduga ikut membantu serta pihak SMA Gloria 2 Surabaya, sudah saling memaafkan dan berdamai.

“Saya pikir biarlah diproses secara aturan hukum yang berlaku, tapi yang pasti sudah saling memaafkan," kata Ivan dilansir detikcom, Jumat (8/11/2024).

Menurutnya kasus ini masih terus berlanjut dan pihak kepolisian saja yang menjadi fokus.

Namun terlihat juga kalau Ivan menandatangani selembar kertas berisi kalau kejadian itu telah berakhir damai.

Baca Juga: Pengusaha di Surabaya Ini Suruh Murid Menggonggong, Tak Terima Anaknya Diejek

Kedua belah pihak yang terlibat konflik sudah saling bertemu, saling memaafkan, dan sepakat untuk berdamai.

Sementara Nouke cs, perwakilan kelompok yang turut dalam dugaan keributan tersebut menyatakan pihaknya dengan sekolah tersebut sudah ada kesepakatan perdamaian.

Lantas, ia memastikan kedatangannya ke lokasi hanya untuk mencegah pertikaian, bukan sebaliknya.

"Maksud tujuan saya ke sana bukan sebagai preman. Saya datang untuk mencegah supaya tidak terjadi perkelahian antar pelajar. Tapi diviralkan sebagai preman,” katanya.

Baca Juga: Inilah Sosok Ivan Sugianto, Orang Tua Murid Viral Intimidasi Siswa SMA Gloria 2 Surabaya Hingga Disuruh Menggonggong

“Saya tidak dibayar oleh siapapun, harusnya malah berterima kasih ke saya, kok malah dibilang preman," tuturnya lagi.

Sujud Menggonggong

Berita sebelumnya, peristiwa viral di media sosial tersebut diketahui terjadi pada Jumat (21/10/2024) di depan SMA Gloria 2 Surabaya.

Sedangkan pria yang menyuruh menggonggong murid itu bernama Ivan Sugianto. Ivan merupakan wali murid SMA Cita Hati.

Diketahui, Ivan Sugianto merupakan orang tua murid berinisal EMS yang berasal dari SMA Cita Hati Surabaya.

Berdasarkan informasi yang beredar, Ivan tidak terima bahwa anaknya telah diolok-olok oleh siswa SMA Gloria 2 Surabaya tersebut.

Alhasil, Ivan yang mengetahui perlakuan siswa SMA Gloria 2 ini sontak bergegas berupaya mengintimidasi dirinya.

Usut punya usut, murid yang bermasalah dengan anak Ivan ini diketahui telah meminta maaf atas perilakunya.

Namun, hal itu tidak diindahkan Ivan dan justru menyuruh siswa tersebut melakukan hal yang tidak pantas di depan sekolahnya.

“Minta maaf, sujud, sujud, menggonggong,” ucap Ivan yang dikutip Pojoksatu.id dari akun X milik @Mdy_Asmara1701.

Orang tua murid yang bermasalah dengan Ivan ini terlihat tidak terima anaknya diperlakukan seperti binatang.

Alhasil, orang tua murid SMA Gloria 2 itu bergegas membangunkan anaknya yang sudah dalam posisi sujud menghadap Ivan. ***