POJOKSATU.id, BANDUNG-- Polda Jabar mengungkap kronologi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purbaleunyi arah Jakarta yang terjadi Senin (11/11/2024) sore.
Polisi mengungkap saat kejadian sedang terjadi hujan deras yang mengguyur lokasi dan menyebabkan kondisi jalan licin di Tol Cipularang.
Lebih dari 10 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi arah Jakarta ini.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast mengungkapkan sebuah truk yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami rem blong.
Kondisi jalan di lokasi kecelakaan memang menurun dan ditambah lagi muatan truk yang sangat berat.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Libatkan 16 Kendaraan, Benarkah Kontainer Diduga Penyebabnya?
Truk yang membawa muatan berat itu lalu menabrak kendaraan yang ada di depannya.
"Truk membawa muatan berat, sehingga menabrak kendaraan di depannya. Sehingga terjadi kecelakaan beruntun," jelas Jules, Senin.
Jules menuturkan kondisi jalan tol tempat truk mengalami kecelakaan memang menurun.
Dan saat kejadian memang terjadi hujan deras yang mengguyur lokasi dan menyebabkan kondisi jalan menjadi licin.
"Mungkin ini yang menyebabkan rem tidak berfungsi secara benar. Ini akan kami lakukan penyelidikan," jelas Kabid Humas.
Baca Juga: Innalilahi! Kecelakaan Beruntun di Tol KM 92 Cipularang, Banyak Korban Tertindih Mobil
Terkait korban jiwa, Kombes Jules menyebut pihaknya masih menunggu data.
"Banyak kendaraan yang terlibat kecelakaan, lebih dari 10 kendaraan dan sedang dilakukan pendataan," katanya.
"Korban jiwa dan luka sedang kita data," kata Kombes Jules.
Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) belum bisa membeberkan lebih detil, apa penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut, serta berapa jumlah kendaraan yang terlibat dan menjadi korban.
"Terkait kecelakaan di Cipularang, kami update terus perkembangannya,” kata Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya dalam pesan tertulis, Senin (11/11/2024).
“Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak kepolisian," ujarnya lagi.




