POJOKSATU.id, JAKARTA -- Sosok Gunawan sadbor tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia usai berurusan dengan polisi imbas menerima gift dari salah satu situs judi online (judol).
Pria berasal dari Sukabumi, Jawa Barat ini awalnya viral karena konten joget khas 'patuk ayam' di TikTok. Dalam kontennya, Sadbor turut mengajak sejumlah warga kampung.
Berkat video-video tersebut, Gunawan Sadbor mampu membangun rumah dan membuat perekonomiannya menjadi naik.
Namun belum lama muncul, kini Gunawan Sadbor harus berurusan dengan polisi.
Hal ini ternyata buntut Gunawan Sadbor menerima gift dari salah satu situs judi online.
Diketahui Gunawan Sadbor memang mendapatkan cuan dari gift yang diberikan oleh penonton kontennya.
Namun apesnya, saat itu Gunawan Sadbor menerima gift yang ternyata dari situs judol.
Gunawan Sadbor pun ditangkat polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.
Dan apesnya lagi, hukuman bagi pelaku yang mempromisikan judi online ini 10 tahun penjara atau dengan paling banyak Rp10 miliar.
Baca Juga: Donald Trump Menang Nasib Buruk Bagi Bangsa Indonesia? Begini Prediksi Rocky Gerung
Penangkapan Gunawan Sadbor menuai sorotan tajam dari Feri Amsari.
Feri Amsari merupakan pakar hukum tata negara dan juga aktivis hukum di Indonesia.
Feri menilai bahwa penangkapan Gunawan Sadbor ini hanyalah tumbal dari bandar judi besar.
"Mana ada bandar judi besar yang ditangkap, apalagi bandar judi online," ujar Feri Amsari dikutip dari YouTube Indonesia Lawyers Club.
Baca Juga: Polda Metro Dalami Video Denny Cagur Diduga Mempromosikan Judi Online
Feri mengatakan bahwa penangkapan Gunawan Sadbor ini adalah perbuatan yang bengis.
"Bengis sekali kesannya, kampung TikTok yang secara bisnis sedang menguntungkan orang kampung, tiba-tiba hanya nyempil promosi judi online, lalu kemudian ditangkap," imbuhnya.
Sementara itu hingga saat ini belum pernah ada bandar judi online yang ditangkap.
"Sementara kemana bandar-banda judi, saya perlu buka catatan kita bersama-sama mana ada bandar judi besar yang ditangkap," pungkasnya.***

.webp)

