POJOKSATU.ID - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, rencananya bakal pergi mengunjungi beberapa negara di luar.

Selama kunjungan kerja ke luar negeri tersebut berlangsung, Presiden Prabowo memercayakan pemerintah kepada Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka dan Kabinet Merah Putih.

Sebelum berangkat, ia menyampaikan beberapa pesan kepada pemerintahan, salah satunya meminta agar pemerintah bersih dari muatan dan dendam politik selama kampanye berlangsung.

Sebab menurutnya, ia ingin menciptakan suasana pemerintahan yang bersih.

Baca Juga: 45 CONTOH PERTANYAAN dan JAWABAN Untuk Cerdas Cermat HARI PAHLAWAN 2024, Guru dan Panitia Tinggal Olah Kembali

"Tidak boleh ada unsur-unsur politis dalam melaksanakan kampanye ini, harus tegas harus berani tapi juga upayanya harus bersih, dari muatan-muatan politis dan dendam politik," ungkapnya, dikutip Jumat (8/11/2024).

Selain itu, Presiden Prabowo mengungkapkan jika pihaknya telah memberikan petunjuk dan arahan kepada Kabinet Merah Putih, untuk tegas sebagai upaya pemerintah yang bersih dari penyelewengan hingga manipulasi.

"Khusus upaya besar kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari penyelewengan, ketidakefensiensi, manipulasi, kongkalikong dengan pihak-pihak lain," jelasnya.

Oleh karena itu, ia memberi petunjuk kepada Kabinet Merah Putih untuk bisa bertindak tegas dan tetap arif.

Baca Juga: Hari Tata Ruang 2024: Bey Machmudin Tekankan Penataan Ruang untuk Keseimbangan Ekosistem

Bukan hanya itu saja, Prabowo juga meminta kepada Kabinet Merah Putih untuk bekerja keras, untuk menyongsong tahun baru 2025. Terlebih, untuk menjalankan program-program yang telah dicanangkan di tahun berikutnya.

"Kita minggu-minggu ini, satu dua bulan ke depan kita siapkan benar-benar semua persiapan untuk kita mulai bekerja keras tahun 2025, untuk memenuhi program-program yang sudah kita canangkan," katanya.

Sekedar diketahui, dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Presiden kali ini, terdapat beberapa negara yang akan disambangi.

Diantaranya ialah Negara Amerika Serikat, China, Peru, Brasil, Inggris, dan beberapa negara di Timur Tengah.***