POJOKSATU.ID- Debat calon bupati sudah dimulai di beberapa kabupaten, menjelang Pilkada 2024 yang dijadwalkan akan digelar pada 27 November nanti secara serentak.
Ternyata banyak momen unik dan menarik dalam penyelenggaraan debat calon bupati dan wakil bupati yang sudah berlangsung.
Seperti terjadi di Kabupaten Nganjuk yang telah digelar pada 16 Oktober 2024 lalu.
Calon Bupati Nganjuk nomor urut 2 Ita Triwibawati mengatakan jika dirinya terpilih akan membuat inovasi baru di sektor pangan.
Seperti bawang dan padi yang termasuk salah satu komoditas andalan dari Kabupaten Nganjuk.
"Saya akan membuat produk baru, seperti brambang (bawang), kita buat brambang goreng dan sebagainya.
"Beras akan kita buat menjadi.... Padi menjadi beras"
Hal tersebut dikatakannya ketika baru masuk di sesi pertama, ketiga calon bupati Kabupaten Nganjuk mendapat pertanyaan seputar kedaulatan pangan dan mereka punya waktu 1 menit untuk menjawab.
Dalam pertanyaan yang dipilih oleh panelis, mereka diminta untuk menjawab cara yang akan digunakan untuk menjaga stabilitas harga pangan agar tidak merugikan petani dan konsumen dari harga yang tak wajar.
Hal tersebut karena diketahui sektor pertanian di Nganjuk menyumbang cukup banyak ke Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Namun, ketergantungan pada komoditas tertentu membuat harga di pasar cepat berubah dan tidak stabil.
Harga pangan yang sering dimainkan oleh para tengkulak akan memberatkan para petani dan konsumen.
Jadi, calon bupati seharusnya memahami langkah apa yang harus dilakukannya dalam menghadapi situasi tersebut.
Ita Triwibawati punya kesempatan pertama untuk menjawab, ia memiliki 3 poin dalam hal ini, termasuk membuat inovasi baru dari bawang dan padi.
Pada poin pertama ia akan membuat kesepakatan dengan Bulog dan yang kedua juga membuat perjanjian dengan pelaku usaha tani.
Hal itu dilakukannya untuk menjaga stabilitas harga di pasar agar tak merugikan para petani dan konsumen.
Sebagai informasi, Ita Triwibawati merupakan istri dari Bupati Nganjuk Taufiqurrahman yang menjabat pada periode 2008 hingga 2018.
Taufiqurrahman adalah politisi yang pernah tertangkap OTT oleh KPK karena terlibat kasus korupsi.
Kasusnya adalah suap pengisian jabatan yang rata-rata terjadi di Dinas Pendidikan hingga semua yang terlibat dijebloskan ke penjara.
Dalam perkembangannya, kasus ini menemukan hal baru, yakni Tindak Pidana Pencucian Uang.
KPK menetapkan Taufiqurrahman sebagai tersangka karena dugaan keterlibatan kasus dari berbagai proyek, mulai dari jembatan, rehabilitasi saluran, perbaikan jalan, hingga pemeliharaan jalan.
Ita Triwibawati yang merupakan istrinya juga ikut diciduk yang kala itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Jombang.
Akan tetapi, calon Bupati Nganjuk ini terbebas dari segala tuduhan hingga dirinya bisa melenggang di Pilkada 2024.
Dalam Pilkada 2024 Kabupaten Nganjuk, Ita Triwibawati didampingi oleh Zuli Rantauwati keduanya diusung oleh Nasdem dan Hanura.***




