POJOKSATH.ID- Politisi PAN, Yandri Susanto baru saja dilantik oleh Prabowo Subianto menjadi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Istana Negara, Jakarta pada hari Senin, 21 Oktober 2024.
Tak lama setelah dilantik, beredar di media sosial sebuah surat undangan dengan stempel Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Surat tersebut ditandatangani oleh Yandri Susanto untuk undangan haul orang tuanya dan syukuran.
Adapun, lokasinya berada di Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma'mun, Kabupaten Serang, Banten.
Surat dengan stempel dari kementerian tersebut untuk urusan pribadi telah melanggar aturan.
Dengan beredarnya surat tersebut di media sosial, ia mendapat berbagai kritik dari warganet dan berbagai pihak.
Salah satunya dari Mahfud MD, mantan Menkopolhukam era Jokowi ini mengatakan bahwa yang dilakukan oleh Yandri sangat keliru.
Seharusnya jika untuk keperluan pribadi, tidak boleh menggunakan kop surat dan stempel dari kementerian.
Mahfud MD juga meminta Yandri yang baru dilantik sebagai menteri untuk lebih hati-hati dalam mengambil tindakan.
Menanggapi kritikan dari Mahfud MD, Yandri berjanji tak akan mengulanginya lagi.
Namanya yang kini tengah viral di jagat maya, membuat tak sedikit masyarakat penasaran dengan sosok Yandri Susanto.
Pria yang genap berumur 49 tahun pada 7 November nanti, merupakan sosok yang telah lama berada di dunia politik.
Yandri bisa disebut seorang loyalis PAN karena ia merintis karier politiknya dimulai dari Barisan Muda PAN pada 2004 lalu.
Pria kelahiran Bengkulu ini baru bisa duduk di Senayan pada 2012 saat dirinya terpilih mewakili daerah pemilihan Lampung 1.
Sejak saat itu, ia terus duduk di kursi DPR RI hingga 2024.
Selain itu, Yandri juga pernah menjabat sebagai tenaga ahli dan Wakil Ketua MPR RI pada periode 2022 hingga 2024.
Sebelum duduk di Senayan, politisi PAN ini ternyata menduduki kursi direktur di beberapa perusahaan.
Yandri baru saja menamatkan S2 pada 2024 ini di Universitas KH. Abdul Chalim, sebelumnya ia meraih gelar S1 di Universitas Bengkulu pada tahun 1998.
Suami dari Ratu Rahmatu Zakiyah ini lahir dan tumbuh di Bengkulu hingga sekolah menengah.
Adapun, harta kekayaan miliknya yang telah dilaporkan ke KPK berjumlah Rp20,7 miliar.
Sumber kekayaannya yang terbesar berasal dari 28 aset properti miliknya yang berada di Tangerang Selatan, Jakarta Barat, dan sebagian besar terletak di Serang dengan total Rp18 miliar.
Sumber lainnya berasal dari 3 unit mobil senilai Rp593 juta, harta bergerak Rp48 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp2 miliar.
Istri Yandri Susanto, ternyata mengikuti jejaknya di dunia politik yang kini akan berlaga di Pilkada 2024 Kabupaten Serang.
Ratu Zakiyah didampingi Najib Hamas diusung oleh PAN, Nasdem, PKS, Gerindra, Perindo, Garuda, PBB, dan PSI.
Keduanya mendapat nomor urut 2 dalam Pilkada 2024 Kabupaten Serang.
Sementara itu, surat undangan haul dan syukuran dengan stempel kementerian atas nama Yandri Susanto sempat dicurigai warganet sebagai kampanye untuk istrinya.
Hal itu karena lokasi yang tertera di surat tersebut berada di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Serang.
Namun, hal itu dibantah oleh Yandri Susanto, menurutnya surat tersebut murni untuk peringatan haul orang tuanya dan merayakan Hari Santri.***




