POJOKSATU.id, JAKARTA— Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia kembali viral di medsos X karena ucapannya bahwa untuk menang boleh menabrak aturan asal tidak ketahuan.
Usai video ucapan Menteri ESDM ini viral di medsos, Sekjen Partai Golkar Sarmuji menanggapi dan membela Bahlil Lahadalia.
Dia menyebut Bahlil sedang guyon sekaligus juga melakukan sindiran atau satire atas kondisi saat ini.
"Itu guyon aja. Itu bercanda-canda aja. Saya enggak tahu, tapi pasti itu konteksnya bercanda," kata Sarmuji, Rabu, 9 Oktober 2024.
Sarmuji menekankan bahwa pernyataan Bahlil tersebut bukan dalam konteks menghalalkan segala cara, tapi untuk menang harus mengikuti aturan yang berlaku.
Baca Juga: Bahlil Kembali Viral, Minta Kader Lakukan Berbagai Cara, Boleh Tabrak Aturan Asal Jangan Ketahuan
"Cara yang lain boleh tapi enggak boleh melanggar aturan. Pak Bahlil kan suka bercanda," kata Sarmuji.
Menurutnya, Bahlil justru tengah menyindir atau melakukan satire untuk oknum-oknum yang selalu menggunakan segala cara untuk menang.
"Itu satire juga terhadap keadaan saat ini. Orang itu menempuh segala cara," kata Sarmuji.
Asal mula kontroversi Bahlil Lahadalia adalah ketika berpidato dalam acara Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilukada Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Provinsi Jawa Tengah.
Video viral tersebut tampak diunggah oleh akun X @bangpino yang memperlihatkan pesan Bahlil untuk HIPMI.
“Intruksi Bahlil : Harus menang ya. Kalau ada potensi kalah kuat, buat caranya bagaimana menang. Cara apapun lalukan, yang penting menang. Satu saja jangan tabrak aturan. Kalau nabrak aturan, yg penting JANGAN KETAHUAN,” tulis akun Twitter @bangpino dalam narasi video itu.
Video viral tersebut memperlihatkan pesan Bahlil untuk kader yang memakai jaket kuning di dalam sebuah gedung.
Potongan video ini sudah ditonton 548 ribu orang, diunggah ulang sebanyak 3.500 orang dan dikomentari sebanyak 794 orang, hingga Selasa sore (8/10).
Bahlil meminta kader untuk terus menang. Bahkan menilai organisasinya tak pernah kalah.
Pemilik akun X @Trending_Issue yang dilihat redaksi, Selasa, 8 Oktober 2024, juga mengunggah video Bahlil Lahadalia yang kembali memicu kontroversi ini.***




