POJOKSATU.ID- Sembilan anggota Tim Patroli Perintis Presisi yang diperiksa Propam Polda Metro Jaya dalam penemuan tujuh jenazah remaja di Kali Bekasi kembali berdinas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan para anggota itu telah kembali berdinas seperti sediakala.
"Tim dari Propam masih melakukan pendalaman, setidaknya ada sembilan tim Patroli Perintis Presisi diperiksa," katanya kepada awak media, Rabu 25 September 2024.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, saat ini sudah kembali berdinas," lanjutnya.
Sebelumnya, sembilan personel diperiksa Bidang Propam Polda Metro Jaya terkait ditemukannya tujuh jasad di Kali Bekasi.
Baca Juga: Terkait Gempa Bandung Kemarin, Pakar ITB: Waspada Pergerakan Sesar Aktif
Ade Ary menuturkan sembilan anggota Patroli Perintis Polres Metro Bekasi Kota diperiksa.
"Sampai dengan saat ini, yang diperiksa itu ada sembilan anggota Patroli Perintis Polres Metro Bekasi Kota," tuturnya.
Diterangkannya, sembilan anggota itu diduga terlibat dalam pembubaran massa diduga pelaku tawuran di Jalan Cipendewa Baru, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu.
Disebutkannya, mereka diperiksa terkait SOP (standar operasional prosedur) pembubaran kelompok tawuran.
"Kan mereka yang melakukan kegiatan cek TKP (tempat kejadian perkara), mereka melakukan patroli siber, kemudian melihat ada yang lagi live IG melakukan ajakan tawuran kemudian mereka melakukan cek TKP. Inilah yang didalami, proses pengecekan TKP-nya itu, proses patrolinya itu seperti apa, proses pengecekan TKP-nya seperti apa, ini masih didalami," sebutnya.
Baca Juga: 4 Pebalap Binaan Astra Honda Siap Bertarung di GP Mandalika 2024
Sementara Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto menuturkan pada Sabtu, 21 September 2024 sekitar pukul 03.00 WIB, ada patroli Polisi di kawasan Jatiasih.
Dituturkannya, petugas yang berpatroli kemudian menemukan sekelompok remaja yang sedang berkumpul di lokasi.
Polisi juga sempat melakukan pembubaran terhadap kelompok remaja. Ada beberapa yang diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam.
"Informasinya katanya ulang tahun, ulang tahun mana kuenya, mana tempatnya? Kan tidak mungkin ulang tahun di sini," ujarnya.
Baca Juga: Perkataan KDM Jadi Kenyataan, Sri Puji Utami Jadi Ketua DPRD Purwakarta
Dia menekankan pihaknya juga mempertanyakan kelompok remaja berada di lokasi pada pukul 03.00 dini hari.
"Yang mesti dipertanyakan adalah kenapa 03.00 WIB adik-adik kita ini ada berada di sini," bebernya. ***


.webp)
