POJOKSATU.ID- Permasalahan Indonesia dan Malaysia tampaknya tak pernah ada habisnya.

Setelah beberapa waktu lalu mengatakan Batik adalah bagian dari budaya mereka.

Kini Malaysia kembali berulah dengan mengklaim bahwa Minangkabau juga bagian dari budayanya dengan mengaku baju adat Minangkabau adalah miliknya.

Hal ini kembali menjadi ke kisruhan antara Indonesia dengan negri Jiran tersebut.

Banyak netizen berkomentar mengenai hal tersebut. Netizen sampai bingung mengapa negri Upin Ipin tersebut suka sekali mengakui budaya dari Indonesia.

Bahkan ada netizen yang mempertanyakan apakah tidak malu negri se elok itu mengaku-ngaku seperti itu.

Baca Juga: PDLKWS Ungkap RPP Lingkungan Hidup Sudah Sampai ke Tahap Kumham dan Setneg

Pengakuannya terhadap Minangkabau ini beredar karna sebuah video yang beredar.

Video tersebut memperlihatkan seorang wanita yang memakai baju adat seperti baju adat Minangkabau lengkap dengan Tangkuluak Tanduk dikepalanya.

Sang MC acara juga dengan lantang mengatakan bahwa penampilan sang wanita ini berasal dari kebudayaan Minangkabau yang dimiliki Malaysia.

Banyak 'urang awak' yang berkomentar mengenai hal tersebut. Mereka menyangkan tentang Malaysia yang selalu membuat perselisihan yang sama, yaitu tentang budaya.

Minangkabau adalah salah satu budaya yang berada di Indonesia yang ada di Sumatra Barat.

Rendang yang juga bagian dari makanan asli Minangkabau juga dicatat sebagai warisan Duni dan makanan terenak.

Baca Juga: Tingkatkan Kesejateraan Petani, Cokelatin Indonesia Ambil Peluang Produksi Cokelat Premium

Menurut data milik Badan Pusat Statistik (BPS), suku Minangkabau termasuk salah satu suku terbesar di Indonesia.

Minangkabau atau yang disingkat Minang, merupakan kelompok etnik Austronesia yang berasal dari Dataran Tinggi Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia.

Nama Minangkabau diyakini berasal dari dua kata, yaitu minang dan kabau. Nama itu dikaitkan dengan suatu legenda yang dikenal di dalam tambo.

Saat ini, persebaran etnik Minangkabau meliputi seluruh daratan Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian utara Bengkulu, bagian barat Jambi, pantai barat Sumatera Utara, pantai barat daya Aceh dan Negeri Sembilan di Malaysia.

Minangkabau merujuk pada entitas kultural dan geografis yang ditandai dengan penggunaan bahasa, adat yang menganut sistem kekerabatan matrilineal dan identitas agama Islam.

Baca Juga: Waspadai Penipuan Perbankan, BRI Gaet Vidi Aldiano Edukasi Masyarakat Lewat Lagu Kenali Modus Palsu

Dari data BPS mengenai sebaran suku di Indonesia pada 2010, suku Minangkabau menempati urutan ketujuh dengan jumlah mencapai 6.462.713 jiwa atau 2,73% dari total seluruh populasi masyarakat Indonesia.

Orang Minangkabau adalah salah satu etnis yang ada di Malaysia. Etnis ini banyak memberikan pengaruh kepada Malaysia, baik berupa makanan, musik, hingga seni bela diri.

Adat Perpatih yang berakar dari adat Minangkabau juga masih dipraktikkan di beberapa kawasan, terutama Negeri Sembilan.

Suku Minangkabau di Malaysia tidak dikategorikan sebagai suku bangsa tersendiri. Namun sensus penduduk di Malaysia umumnya mengkategorikan orang Minang sebagai Orang Melayu.

Baca Juga: Aksi Koboi Jalanan Tembak Ban Mobil Pajero, Pelaku Ternyata Pengusaha di Kudus, Nasibnya Harus Berakhir Dipenjara

Mereka memiliki hak dan kewajiban sebagaimana orang Melayu lain sesuai konstitusi dan undang-undang yang berlaku di Malaysia.

Dengan adanya kejadian ini, seharusnya meningkatkan rasa ingin melestarikan budaya-budaya Indonesia oleh masyarakat nya sendiri.

Bisa dilihat dijaman sekarang, budaya asli dari Indonesia sendiri sudah jarang dikembangkan atau dilestarikan. ***