POJOKSATU.id - Penyelenggaraan PON XXI Aceh - Sumatera Utara ramai diperbincangkan khalayak publik, khususnya di media sosial.

Gelaran olahraga nasional PON XXI Aceh-Sumut ini pun dipandang buruk, terutama apabila berbicara soal fasilitas yang disediakan khususnya bagi atlet yang bertanding.

Beberapa waktu lalu, viral video di media sosial yang menunjukkan jalan akses menuju GOR Bola Voli Indoor Sumut Sport Center yang sangat memprihatinkan.

Bagaimana tidak, venue yang digunakan untuk pertandingan PON XX 2024 tersebut dipenuhi genangan air, becek, dan berlumpur.

Bahkan, beberapa triplek serta potongan kayu juga berserakan di venue tersebut.

Baca Juga: DAM Gelar Seleksi AHM Best Student 2024, Tantang Pelajar Jawa Barat Berkarya untuk Negeri

Video yang kemudian jadi heboh di jagat media sosial itu dibagikan oleh atlet cabang olahraga (cabor) bola volly yang harus berjalan melintasi jalur yang becek dan berlumpur untuk menuju ke venue pertandingan.

Bukan hanya itu, para atlet juga terpaksa menggunakan papa kecil sebagai alas agar sepatu yang mereka gunakan tak terperosok ke dalam lumpur.

Tampak juga dalam video tersebut, ada alat berat yang masih terparkir di venue pertandingan PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

Banyak pihak yang mempertanyakan kesiapan tuan rumah dalam menyelenggarakan ajang olahraga nasional yang sarat akan gengsi tersebut.

Agus Fatoni, PJ Gubernur Sumatera Utara pun buka suara dan menjelaskan duduk perkaranya terkait masalah tersebut.

Baca Juga: Bey Machmudin Dorong Dorong Desa Manfaatkan Potensi Ekonomi dari BIJB Kertajati

Menurut Agus, akses yang digunakan para atlet menuju venue untuk pergi latihan tersebut merupakan bagian belakang dari Sumut Sport Center.

Sementara untuk akses utama ditutup sementara karena Presiden Jokowi dijadwalkan akan ke lokasi Sport Center di Desa Sena, Deli Serdang pada Selasa, 10 September 2024 namun batal.

Agus pun menambahkan bahwa pengerjaan area belakang baru dijadwalkan selesai pada Desember 2024.

Keterlambatan tersebut, menurut Agus dikarenakan anggaran dari APBN untuk pembangunan GOR Bola Voli Indoor Sumut Sport Center baru turun pada Juli 2024.

Tak hanya soal venue berlumpur, konsumsi untuk atlet dan official PON XXI 2024 Aceh-Sumut juga menuai sorotan.

Baca Juga: Venna Melinda Ngebet Ingin Cerai dari Ferry Irwan, Karena Ingin Cari Pasangan Baru lagi?

Bagaimana tidak, para atlet dan official protes soal konsumsi karena penyaluran yang tidak tepat waktu dan menu yang disediakan juga dinilai ada yang yang layak.

Dilansir dari akun Instagram @mimi.julid, Kamis, 12 September 2024, anggaran yang disediakan untuk kebutuhan konsumsi atlet sebesar Rp50.900 untuk per porsi makanan dengan total harga Rp30,8 miliar dan Rp18.900 untuk per porsi snack dengan total harga Rp11,4 miliar.

Namun fakta di lapangan, menurut Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) justru diduga terjadi mark up pada anggaran konsumsi atlet dan berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi.

Pasalnya, makanan dan snack yang disediakan tidak sesuai standar harga dalam kontrak.

Akun tersebut juga mengunggah beberapa video diduga sosok atlet yang mengeluh soal makanannya. Para atlet merasa kecewa lantaran mendapat makanan yang tak bergizi di ajang sekelas PON XXI 2024 Aceh-Sumut.

Diketahui dalam video-video unboxing makanan untuk atlet di PON XXI 2024 tersebut, tampak beberapa menu seperti nasi putih, ayam kecap, ayam sambal, tempe, sayur kacang panjang, kerupuk, sosis, pisang, jeruk, hingga air mineral saja bagi para atlet.***