POJOKSATU.id, JAKARTA-- Asisten Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Yasmin Nur Azizah, yang membuat heboh di jagat media sosial ternyata sudah mundur dari Istana Kepresidenan sejak 2023 lalu.
Dia mengaku siap bertanggung jawab atas kegaduhan yang terjadi di media sosial beberapa hari terakhir ini.
Nama Yasmin Stafsus Presiden memang masih menjadi incaran publik di media online.
Yasmin Nur Azizah mengaku menyadari pernyataannya di Instagram dan X telah menyakiti hati masyarakat.
Yasmin dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/9) mengatakan bahwa dirinya telah mengundurkan diri sebagai Asisten Stafsus Presiden sejak 2023 lalu.
Dia mengatakan, semua yang terjadi saat ini tidak bersangkut paut dengan instansi atau kelembagaan manapun dan murni menjadi tanggung jawab pribadinya sebagai warga negara.
“Dengan demikian, semalam unggahan saya merespons utas di platform X saya hapus berikut dengan menutup akun pribadi saya,” katanya.
“Sebagai warga negara yang patuh pada hukum, tentu saya siap dengan segala konsekuensi yang timbul dari peristiwa ini. Ini adalah murni tanggung jawab saya pribadi," kata Yasmin.
"Saya menyadari, respon di sosial media adalah pembelajaran bagi saya agar bertumbuh sebagai bagian dari masyarakat untuk terus berbenah dan memperbaiki diri," jelas Yasmin lagi.
Dia mengatakan, dari lubuk hati yang terdalam memohon maaf atas segala tulisan yang diunggah di akun sosial media pribadinya, yang menyinggung maupun yang menyakiti hati masyarakat.
“Sebagai warga biasa, saya tidak lepas dari kealpaan dalam berucap maupun bertindak," ujar Yasmin.
Yasmin juga meminta maaf kepada Sekretariat Kabinet yang ikut terseret dalam kegaduhan tersebut.
Dia mengaku bersalah karena tidak menyadari dampak dari perbuatannya terhadap marwah institusi.
Baca Juga: Pemain Bola Identik dengan Tatto, Why Not Ronaldo? Ternyata Ada Alasannya
Sebagai informasi, Yasmin mendadak jadi sorotan netizen gegara serangkaian pernyataanya di medsos soal jabatan asisten stafsus presiden pada Jumat (6/9).
Sebelumnya, Nama Yasmin Nur viral di media sosial, khususnya X (Twitter) usai berseteru dengan pria yang Bernama Dheo Cahyo.
Yasmin Nur yang mengaku sebagai Asisten stafsus Presiden Joko Widodo (Jokowi) semula mengomentari sebuah utas di X yang mempertanyakan kualifikasinya sebagai data analyst.
"Gue kasih paham Asisten Staf Khusus Presiden bukan pekerjaan remeh yang lu tuduhkan. Asisten di Staf Khusus Presiden setara jabatan struktural Eselon 2 dan gue diberi mandate negara boleh milih 2 Pembantu Asisten setara Eselon 3," cuit akun @yasminsakti berdasarkan tangkapan layar seorang pengguna X.
"Mada ada gue pamerin di medsos. Gue nggak ugal-ugalan," sambungnya.
Bahkan Yasmin Nur juga mengungkapkan dirinya memiliki pembantu asisten yang gajinya mencapai Rp19,5 juta.
Selain itu, Yasmin bahkan mengancam akan membawa Dheo ke jalur hukum atas tudingan tersebut.
Ancaman itu disampaikan Asisten Stafsus Presiden di media sosial Instagram.
"Laporin Bareskrim nggak yah, udah pernah sih menjarain orang kasian bagnet tapi habis gitu nasib-nasib mereka yang kena opsus," tulis Instagram @yasmin.ynh. ***



.webp)
