POJOKSATU.ID- Habib Jafar, seorang tokoh agama yang sangat di kagumi oleh kaum milenial. Hal ini dikarenakan pembawaan sang Habib yang dikatakan lebih merangkul para anak muda.

Banyak yang mengatakan bahwa cara penyampaian yang diberikan oleh Habib Jafar selalu membuat pikiran dan hati jauh merasa lebih tenang.

Hari ini ada kisah menarik, dimana sang Habib rela untuk naik ojol agar bertemu dengan Paus Fransiskus.

Sang Paus dijadwalkan berada di Masjid Istiqlal pada hari ini (5/9/2024). Hal ini yang menyebabkan Habib Jafar sampai rela menaiki ojol agar terhindar dari kemacetan yang timbul karena antusias masyarakat Jakarta.

Baca Juga: AUTO LULUS! Contoh Soal UKPPPG Guru Tertentu 2024 Tahap 1 dan Jawaban, Siap Curi Start

Seperti yang kita ketahui, Paus Fransiskus sedang berada di Indonesia untuk kunjungan perdamaian. Dengan kunjungan tersebut, diharapkan membawa perdamaian bagi bangsa Indonesia antar umat beragama.

Dikutip dari postingan terbaru Habib Jafar, beliau menyampaikan untnuk kita menjadi tuan rumah yang baik bagi kunjungan ini.

"Jadilah tuan rumah yang bai, Begitu nasihat para nabi dan nenk moyang kita. dan beliau membawa oleh-oleh yang sangat berharga untuk kita, yaitu: KESEDERHANAAN", tulisnya di postingan Instagramnya.

dikutip juga dari Instagram rumpi_gosip, Habib Jafar merasa kagum pada sosok Paus Fransiskus karena toleransi yang dimilliki oleh sang Paus.

Baca Juga: Penyidik Kejagung Diduga Langgar Sejumlah UU dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Timah

"saya sangat kagum pada beliau, dimana beliau memiliki sifat toleran. Bagaimana di salah satu jumat agung, beliau membasuh dan mencium kaki seorang muslim yang kulit hyamm. beliau juga peduli dengan kemanusiaan yang membuat kita merasa damai. itulah mengapa saya kagum.", tuturnya.

Kesederhanaan dan kerendahan hati sang Paus memang menjadi banyak contoh bagi para umat katolik. Bukan hanya bagi umat katolik, Paus juga sangat amat rendah hati dan toleransi dengan berbagai agama yang ada di dunia.

Untuk masyarakat Indonesia, mari saling menghargai antar umat beragama agar misi perdamaian ini terjalin dan terlaksana dengan baik.***