POJOKSATU.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal panggil Kaesang Pangarep terkait dugaan gratifikasi jet pribadi.

Adapun keputusan KPK membatalkan pemanggilan Kaesang itu mengundang reaksi beragam dari netizen di lini masa X.

Bahkan, nama Kaesang menjadi trending topic di media sosial X usai KPK batal meminta klarifikasinya terkait dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi.

Salah satu netizen sekaligus pegiat media sosial X, @ardisatriawan beri tanggapan terkait batalnya Kaesang diminta klarifikasi oleh KPK.

Baca Juga: Honorer Mending Daftar CPNS 2924 atau PPPK 2024? Mana yang Memiliki Peluang Besar dan Jaminan jadi ASN?

Menurut dia, apabila ingin beri gratifikasi terhadap pejabat tanpa tersentuh hukum. Alangkah baiknya melalui keluarganya.

“Besok-besok kalau kasih gratifikasi ke pejabat, lewat keluarganya aja. Aman dari hukum,” tulisnya, dikutip POJOKSATU.id pada Kamis, 5 September 2024.

Tak pelak, unggahan tersebut mendapat reaksi dari netizen lainnya. Tak sedikit dari mereka yang ikut geram dengan keputusan tersebut.

“Pantesan banyak plat merah dipake plesir sama keluarganya,” komentar netizen.

“KPK lucu banget skrg udah ky hamster roborovsky. Kecil mungil kagetan tak bernyali,” tulis netizen lainnya.

Baca Juga: Honorer Mending Daftar CPNS 2924 atau PPPK 2024? Mana yang Memiliki Peluang Besar dan Jaminan jadi ASN?

“Inilah kenapa bangsa ini sengaja dibuat mayoritas berpendidikan rendah, ya yg begini ini mas, mudah nganguk2, dibilang ybs bukan pn dsb,” komentar netizen lagi

Sebelumnya,Tessa Mahardika, Juru Bicara KPK menyampaikan bahwa KPK tak jadi meminta klarifikasi Kaesang soal dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi.

Menurut Tessa, Direktorat Gratifikasi KPK tidak memiliki wewenang untuk menyelidiki Kaesang soal dugaan gratifikasi tersebut.

Sebab, Direktorat Penerimaan Layanan Pengaduan Masyarakat (PLPM) memiliki kewenangan lebih luas untuk menangani hal tersebut.

Baca Juga: Pasar Senggol Bernuansa Pantai Kini Ada Di Bekasi, Banyak Penampilan Artist Ibu Kota

Sehingga dugaan gratifikasi oleh Kaesang kini ditindaklanjuti oleh PLPM.

"Isunya masih sama bahwa laporan itu terkait gratifikasi. Kenapa difokuskan ke sana? Karena jangkauannya lebih jauh lagi dilakukan oleh PLPM terkait kewenangannya," ujar Tessa, dikutip POJOKSATU.id dari YouTube KompasTV pada Kamis, 5 September 2024.***


C