POJOKSATU.ID- Pawang hujan sendiri merupakan istilah untuk orang yang dipercaya memiliki ilmu untuk dapat mengendalikan hujan dengan cara memindahkan hujan atau awan. Ritual pemindahan hujan tersebut dilakukan oleh Mbak Rara dengan singing bowl khasnya.
Selang beberapa saat, hujan mulai reda dan race dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Rara Sang pawang hujan dikatakan di usir dari Aceh. Hal tersebut terjadi karena di katakan hal tersebut merupakan Musyrik bagi syari'at Islam.
Namun, benarkah pawang hujan bisa menghentikan hujan?. Berikut fakta dan mitos mengenai pawang hujan.
Pawang hujan memang bisa disebut sebagai sebuah profesi namun tidak ada tempat para pawang hujan ini menimba ilmu dalam lembaga pendidikan tertentu.
Biasanya mereka mendapatkan ilmu supranatural tersebut sendiri dengan melakukan semedi atau ‘tirakat’ yakni seperti melakukan puasa khusus dan hal-hal lainnya sebagai ritual khusus yang dilakukan.
Dalam menjalankan tugasnya, pawang hujan sendiri tidak menghentikan hujan, melainkan hanya memindahkan atau menggeser hujan yang akan turun di lokasi yang akan digelar suatu acara atau upacara adat tertentu agar berpindah ke lokasi lain.
Pawang hujan diketahui menggeser hujan dengan meminta bantuan atau bekerjasama dengan ‘khodam’, makhluk ghaib yang tinggal di barang pusaka.
Itulah yang nantinya akan menjadi partner pawang hujan untuk membantu memindahkan hujan agar tidak turun.
Itulah sedikit pembahasan mengenai pawang hujan. Masyarakat Indonesia sendiripun masih banyak yang mempercayainya.
Namun semua kembali kepada kepercayaan masing-masing orang yang menanggapinya.***



