POJOKSATU.id – Menjadi seorang calon Gubernur tentu sangat diharapkan Anies Baswedan, namun kini dikabarkan peluang masuk Pilkada Jakarta tertutup.
Peluang Anies Baswedan masuk di Pilkada Jakarta tertutup tersebut rupanya imbas dari batalnya diusung oleh PDIP.
Dimana sebelumnya, Anies Baswedan ramai dikabarkan akan diusung PDIP bersama Rano Karno untuk maju Pilkada Jakarta.
Dan ternyata, kabar tersebut hanyalah sebuah rumor atau isu belaka.
Baca Juga: Diungkap Pramono Anung, Ternyata Menteri PUPR Basuki yang Mau Dimajukan di Jakarta
Keputusan akhirnya, PDIP mengusung Rano Karno bersama Pramono Anung untuk maju Pilkada Jakarta bukan Anies Baswedan.
Ya, Pramono Anung dan Rano Karno lah yang kini resmi jadi bakal calon gubernur Jakarta di Pilkada Jakarta dari PDIP.
Banyak pihak yang akhirnya bertanya-tanya terkait apa penyebab Anies Baswedan gagal diusung PDIP.
Padahal baru-baru ini ketika akan pengumuman bakal calon dari PDIP, Anies Baswedan sempat menyambangi kantor PDIP yang dipimpin atau diketuai Megawati tersebut.
Anies Baswedan tetaplah Anies, sampai saat ini ia belum diketahui akan maju Pilkada Jakarta atau tidak dan akan maju bersama partai mana.
Maka tak heran jika banyak pihak menyebut peluang Anies Baswedan maju Pilkada Jakarta tertutup setelah resminya batal diusung PDIP.
Tetapi, baru-baru ini ada pernyataan dari Anies Baswedan terkait apa penyebab dirinya batal diusung partai PDIP Megawati tersebut.
Jadi, berdasarkan keterangan dari Anies Baswedan bahwa ternyata dirinya pun belum tahu terkait apa yang menyebabkan PDIP batal mengusung dirinya maju Pilkada Jakarta.
"Belum tahu kita," ungkap Anies Baswedan, dikutip POJOKSATU.id dalam tempo.co pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Meski demikian, Anies Baswedan tampaknya tetap terus berusaha untuk bisa maju di Pilkada Jakarta setelah gagal berpasangan dengan Rano Karno.
Pramono-Rano Karno pun tepat pada 28 Agustus 2024, sudah mendaftar diri ke KPU DKI yang ditemani oleh sejumlah tim PDIP, seperti Ady Wijaya dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.***



