POJOKSATU.ID - Airin Rachmi Diany, ramai jadi perbincangan dunia maya usai resmi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai calon gubernur Banten dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Mantan Wali Kota Tangerang Selatan itu duet bersama kader dari partai banteng itu, Ade Sumardi.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri resmi memberikan dukungannya kepada Airin dan Ade Sumardi, di kantor DPP PDIP Jakarta, Senin (26/8/2024).
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah memastikan jika partai berlambang pohon beringin itu tidak memberikan rekomendasi kepada Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten.
Pada Pilkada Banten 2024, Partai Golkar memilih mengusung duet Andra Soni-Dimyati Natakusumah sebagai Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024-2029.
Bahkan, Andra-Dimyati telah menerima formulir B1-KWK dari Golkar sebagai salah satu syarat pencalonan ke KPU Provinsi Banten.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, bahwa keinginan untuk maju di Pilgub Banten merupakan kemauan Airin sendiri.
Berikut perjalanan karir Airin Rachmi Diany kader Golkar yang diusung PDIP dalam Pilgub Banten 2024.
Profil
Airin Rachmi Diany merupakan finalis Putri Indonesia pada tahun 1996 yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum dan kenotariatan.
Perempuan yang lahir pada 28 Agustus 1976 ini, menempuh pendidikan sarjana hukum di Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung. Kemudia melanjutkan spesialis Studi Notariat di Universitas Padjajaran (Unpad).
Airin menyukai dunia pendidikan, hal ini terlihat bagaimana ia melanjutkan studi di Unpad untuk gelar magister Ilmu Hukum Bisnis, pada tahun 2005.
Karier politik Airin bermula pada tahun 1999, saat itu ia terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tangerang.
Selanjutnya pada tahun 2011, Airin mencalonkan diri sebagai Wali Kota Tangerang Selatan, untuk pertamanya sejak kota itu berdiri pada tahun 2008.
Airin berhasil menduduki jabatan sebagai walikota setelah berhasil memperoleh suara terbanyak yang mencapai 188.893 suara.
Saat itu Airin dan benyamin Davnie berhasil mengalahkan pasangan lainnya, yakni pasangan Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno dengan 22.640 suara, pasangan Sulaeman Rodhiyah-Najibah Yasin sebanyak 183.778 suara, dan pasangan Andre Taulany- Arsid sebanyak 187.778 suara.
Pada kepemimpinan Airin, terjadi peningkatan IPM selama kepemimpinan Airin berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu di angka 76,99 tahun 2011, menjadi 81,36 di tahun 2020.
Keberhasilan istri dari Tubagus Chaeri Wardana tersebut dalam pembangunan infrastruktur Tangerang Selatan membuatnya berhasil menjabat walikota selama 2 periode.
Saat menjadi Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany kerap mondar-mandir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta untuk menjenguk dan menemani suaminya, Chaeri Wardana alias Wawan.
Baca Juga: Sahabat Akang Eman Gelar Tabligh Akbar, Ribuan Warga Majalengka Padati Alun-alun
Adapun Wawan didakwa menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebesar Rp1 miliar terkait dengan penanganan perkara pemilihan kepala daerah Lebak.
Wawan juga diduga memberi Rp7,5 miliar terkait dengan perkara perselisihan hasil pemilihan Gubernur Banten tahun 2011 yang digelar di MK.
Airin Rachmi kerap diidentikkan sebagai bagian dari keluarga dinasti di Banten. Pasalnya, dia adalah adik ipar dari Ratu Atut Chosiyah yang merupakan mantan Gubernur Banten periode 2007-2015.
Meski begitu, Airin beberapa kali memperoleh penghargaan atas kinerjanya kepada masyarakat.
Adapun beberapa penghargaan yang didapatnya adalah Wali Kota Inovatif Terbaik dalam penanganan Covid-19, penghargaan Pemkot Tangsel atas keberhasilan penyusunan laporan keuangan standar tertinggi dalam akuntansi pada 2011 dan 2012, penghargaan Anubhawa Sasana, dan prestasi lain yang tak kalah membanggakan.
Seusainya Airin mengakhiri masa jabatan sebagai Wali Kota Tangsel, adik ipar dari Ratu Atut Chosiyah tersebut kemudian dilantik sebagai Ketua Kesatuan Perempuan Golkar pada tahun 2021.
Airin pun kerap menjadi pembicara aktif dalam forum-forum politik dan menyampaikan terkait perempuan yang mampu beradaptasi dalam dunia politik.
Kini Airin berlayar melalui PDIP di Pilkada Banten 2024 bersama Ade Sumardi. Pasangan ini diusung juga oleh Partai Buruh, PKN, dan Partai Ummat.
Meski diusung PDIP, Ketua DPP Golkar Dave Laksono mengatakan jika Airin tetap menjadi kader Golkar.
"Masih tetap kader," kata Dave, Senin (26/8/2024). ***




