POJOKSATU.id, MEDAN – Akibat pernyataan Bahlil Lahadalia di Munas Golkar yang menyebut jangan main-main dengan Raja Jawa, muncul beberapa spanduk bertuliskan Lawan Raja Jawa yang Zholim.
Spanduk ‘Lawan Raja Jawa yang Zholim’ muncul di beberapa lokasi di Kota Medan, Sumut, Jumat (24/8/2024) tempat dimana menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, menjadi walikotanya.
Spanduk bertuliskan Lawan Raja Jawa Yang Zholim ini sempat bertengger di Jalan SM Raja Kota Medan dan kawasan Istana Maimun, Kota Medan.
Selain itu, ada beberapa spanduk lain yang tersebar di Kota Medan dengan tulisan 'Kami Menolak Untuk Tidak Bersuara' di Jalan Amaliun, Kota Medan, yang juga tak jauh lokasinya dari Istana Maimun.
Baca Juga: Harta Kekayaan Bahlil Lahadalia Sentuh Angka Rp 310 Miliar, Dulunya Sopir Angkot dan Kuli Dorong
Namun spanduk ini hanya bertahan beberapa jam saja sebab sudah ada yang mencabu. Dan tak terpasang lagi di beberapa lokasi di Kota Medan.
Kepala Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra, mengaku tidak tahu menahu terkait pencabutan spanduk tersebut. Dia juga mengaku belum tahu mengenai spanduk itu.
"Belum tahu tentang spanduk itu. Kita saat ini berpusat di DPRD Sumut tentang demo yang ada di kantor DPRD Sumut," kata Rakhmat Adi dikutip dari detikcom, Sabtu (24/8/2024).
Diketahui, istilah Raja Jawa pertama kali disampaikan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia saat Munas Partai Golkar, Rabu (21/8/2024) saat menyampaikan pidato. Saat itu, Presiden Jokowi juga hadir di sana sebagai undangan Munas.***




