POJOKSATU.id, JAKARTA – Hal mengejutkan disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memeriksa mahasiswa kedokteran Undip Semarang terkait tewas atau meninggalnya dokter muda Aulia Risma Lestari.
Kemenkes bergerak memeriksa semua mahasiswa dan mendapati mahasiswa junior diintimidasi senior di kedokteran Undip agar tak berbicara terkait tewasnya dokter muda Aulia.
Menurut Menkes, intimidasi ini terjadi karena masih adanya interaksi antara junior dan senior di Fakultas Kedokteran Undip Semarang.
Demi menuntaskan kasus ini, Kemenkes akan menghentikan sementara waktu proses kegiatan bidang studi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Anestesi Undip Semarang di RSUP Kariadi.
Baca Juga: Mahasiswi PPDS Bunuh Diri Diduga Akibat Kerap Dibully Senior, Akun Instagram Undip Banjir Hujatan
“Kita tidak ada niat ini untuk menutup selama-lamanya, kita mau bikin situasi yang nyaman agar semua orang pada saat kita panggil, bisa berbicara aman apa adanya tanpa takut diintimidasi diancam oleh senior-seniornya,” ujar Menkes di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (15/8).
Menkes berharap agar penyidikan kasus ini bisa berjalan dengan cepat, bersih dan lancar.
“Mereka masih berinteraksi di sana, itu sebabnya kita hentikan sementara, supaya penyelidikan ini bisa dilakukan dengan cepat bersih dan transparan, bebas dari intimidasi,” jelasnya lagi.
Diketahui, penghentian sementara ini berlaku mulai Kamis (15/8) hingga 1 minggu ke depan.
Menkes berharap bisa mengambil tindakan yang tegas terkait kasus kematian dokter muda ini.
Baca Juga: Sejumlah Mahasiswa Baru Vokasi Undip Keracunan Massal Saat Menjalani Ospek
“Ada bantahan kalau dokter bukan meninggal karena bunuh diri akibat perundungan. Tanggapan gimana?" tanya wartawan.
Menkes tidak mau terlalu menjawab berbagai bantahan kampus Undip soal kasus ini. Dia akan menunggu hasil dari pemeriksaan kepolisian.
“Nanti polisi yang akan bekerja, Kemenkes juga akan bekerja. Biarkan mereka bekerja tanpa ada intervensi-intervensi itu. Biarkan penyidik-penyidik ini secara profesional bekerja,” tegasnya.
Baca Juga: Terungkap, Kesaksian Penjaga Kos dan Isi Buku Harian Dokter Muda Semarang Sebelum Bundir
Profil Dokter Muda Aulia Risma
Dokter muda Aulia Risma Lestari, diketahui sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip).
Aulia Risma Lestari menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Islam Sultan Agung Kota Semarang.
Aulia merupakan alumni fakultas kedokteran angkatan 2014. Adapun Indeks prestasi kumulatif (IPK) terakhirnya mencapai 3,9 dengan status cumlaude.
Saat ini korban merupakan dokter di RSUD Kardinah, Kota Tegal, namun sedang menjalani tugas belajar sebagai peserta PPDS Anestesi di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.***




