POJOKSATU.ID- Polda Kalimantan Tengah membantu penyelidikan kematian remaja putri bernama Mega Ekatni (18) yang ditemukan tewas dalam kondisi sebagian tubuh terbakar dan dililit selang, bersama sepeda motornya di Bumi Perkemahan Bangi Wao sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa, 9 Juli 2024 lalu.
Hingga hari ini penyidik Polres Barito Timur dan Polda Kalteng telah memeriksa 3 orang saksi.
"Saat ini Polres Barito Timur sedang melakukan proses penyelidikan dibantu oleh Polda Kalimantan Tengah. Ada 3 orang saksi yang telah diperiksa dan sekarang sedang berlangsung proses penyelidikan," ungkap Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Djoko Poerwanto, melalui Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, Kamis, 11 Juli 2024.
Baca Juga: Buntut Pemukulan Saat Liputan Sidang SYL, Jurnalis TV Ini Lapor ke Polda MetroJaya
Namun hingga saat ini polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian gadis yang baru tamat dari SMA Negeri 1 Tamiang Layang tersebut.
"Nanti hasilnya kita tunggu setelah tim dari Polres Barito Timur dan Polda Kalteng melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan bisa segera terungkap perkaranya dan nanti bisa disampaikan kepada rekan-rekan media," lanjut Kabid Humas seperti dikutip.
"Penyidik masih terus melakukan penyelidikan dan nanti kita tunggu hasil otopsinya dan melihat keterangan dari saksi-saksi, kita cek lagi apakah ada kesesuaian atau tidak," imbuhnya.
Sementara itu, ayah korban, Gunalan (50) mengaku dirinya bersama keluarga masih sangat terpukul atas kepergian Mega Ekatni kondisi yang mengenaskan.
Baca Juga: Upayakan Pertumbuhan Dobel Digit Pendanaan Danamon Buat DHB untuk Nasabah yang Ketiga Kalinya
Karena itu dia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian anaknya sehingga tidak meninggalkan tanda tanya bagi keluarga.
Kami sudah memberikan informasi sebaik mungkin kepada aparat penegak hukum supaya permasalahan ini segera dituntaskan.
Informasi-informasi yang diperlukan aparat sudah kami berikan dan sampai saat ini kami belum mendapatkan keterangan apa-apa sebagai orang tua. Harapan saya sebagai ayah korban, aparat penegak hukum sesegera mungkin mengungkap kasus ini supaya tuntas," katanya. ***


.webp)
