POJOKSATU.ID- Pasca putusan DKPP memecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari kita terus terkaget-kaget dengan berita lanjutannya.

Menurut Eks Menko Polhukam Mahfud MD, KPU saat ini tidak layak menjadi penyelenggara pilkada yang akan dilaksanakan serentak pada 27 November 2024 buntut pemecatan Hasyim Asy'ari.

Mahfud menuliskan cuitannya di platform media sosial X (sebelumnya Twitter) pada Minggu (7/7/2024) mengenai berita lanjutan terkait pemecatan Ketua KPU Hasyim Asy'ari oleh DKPP.

Menurut info dari obrolan sumber Podcast Abraham Samad SPEAK UP, terdapat pemakaian 3 mobil dinas mewah setiap komisioner KPU dan juga penyewaan jet untuk alasan dinas yang dianggap berlebihan, termasuk fasilitas untuk melakukan "kenakalan"

Baca Juga: Kaya Sebenarnya

"Setiap komisioner KPU sekarang memakai 3 mobil dinas yang mewah, ada juga penyewaan jet (untuk alasan dinas) yg berlebihan, juga fasilitas lain jika ke daerah yang (maaf) asusila. DPR dan Pemerintah perlu bertindak, tidak diam.", tulis Mahfud.

Secara umum KPU kini tak layak menjadi penyelenggara pilkada yang sangat penting bagi masa depan Indonesia. Pergantian semua komisioner KPU perlu dipertimbangkan tanpa harus menunda Pulkada November mendatang.

Juga tanpa harus membatalkan hasil pemilu yang sudah selesai diputus atau dikonfirmasi oleh MK. Pilpres dan Pilleg 2024 sebagai hasil kerja KPU sekarang sudak selesai, sah, dan mengikat.

Ada vonis MK No. 80/PUU-IX/2011 yg isinya "jika komisioner KPU mengundurkan diri maka tidak boleh ditolakatau tidak boleh digantungkan pada syarat pengunduran itu harus diterima oleh lembaga lain". Ini mungkin jalan yang baik jika ingin lebih baik.***