POJOKSATU.id, KENDAL – Sopir Pajero bernama Fauzy Sulaiman yang menewaskan 4 anggota keluarganya di Tol Semarang-Batang Sabtu (22/6) sekitar pukul 07.45 WIB ternyata baru saja ganti sopir di rest area.
Sopir Pajero hitam nomor polisi AG 1691 AV Fauzy Sulaiman, baru mengemudikan mobil itu selama 45 menit atau baru berhenti dan berganti sopir di rest area Pekalongan, Palimanan.
Mereka tiba di rest area Pekalongan, Palimanan, sekitar pukul 06.00 WIB. Rombongan beristirahat selama satu jam atau berangkat lagi pukul 07.00 WIB dengan sopir Fauzy Sulaiman.
Tak lama berselang atau 45 menit kemudian terjadi kecelakaan di jalan lintas Tol Semarang-Batang Sabtu (22/6) sekitar pukul 07.45 WIB.
Baca Juga: 440 Jemaah Haji Kloter 1 Subang Tiba di Kertajati, Disambut Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin
Kecelakaan maut ini terjadi di jalan tol Semarang-Batang tepatnya di KM 405 Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal, Jateng.
Fauzy tak menyangka jika Pajero yang ia kemudikan mengalami insiden maut yang menewaskan empat orang keluarganya.
Sedangkan dua anggota keluarganya yang lain hanya luka ringan yakni Ali Mustofa (49) warga Blitar dan Fauzy Sulaiman.
Dia mengaku sedih tidak karuan karena mobil yang dia kemudikan yang penumpangnya adalah keluarga sendirinya malah mengalami kecelakaan.
“Saya benar-benar tidak tahu kenapa harus terjadi seperti ini," kata Fauzy, Sabtu (22/6/2024).
Baca Juga: Ahok Masuk Prioritas Maju Pilgub 2024, PDI Perjuangan Perhitungkan Faktor X Kota Jakarta
Dia mengaku tidak ngebut saat itu, namun dia tidak melihat speedometer kecepatannya saat itu. Namun sebelum kecelakaan, dia sempat mau menyalip ke kanan, tapi tidak bisa lagi karena sudah menabrak truk berhenti.
“Saya tidak lihat kalau ada truk parkir dan saya sudah tidak bisa ngerem mobil dan akhirnya kejadian tabrakan," ungkapnya.
Mereka ingin pulang ke Blitar usai menghadiri pesta pernikahan atau hajatan saudaranya di Lampung.
Fauzy bersama keluarganya berangkat dari Lampung hari Jumat (21/6) lalu pukul 16.00 WIB.
Mobil Pajero dikemudikan oleh Ali Mustofa hingga Jakarta. Di Jakarta, Ali yang sempat mengemudi digantikan oleh Sudarmajianto hingga Palimanan.
Setibanya di Palimanan, keluarga Ali beristirahat di rest area. Posisi sopir dari Sudarmajianto kemudian digantikan oleh Fauzy.***




