POJOKSATU.id, JAKARTA-- Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto diwakili stafnya Kusnadi, melapor ke Komnas HAM imbas barangnya disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kusnadi menyambangi Komnas HAM untuk melaporkan penyitaan barang milik Hasto Kristiyanto saat diperiksa di Gedung KPK pada Senin (10/6).
Kusnadi mengenakan batik bercorak coklat dan menggendong tas ransel saat ke Komnas HAM. Dia didampingi Tim Kuasa Hukum Hasto, Ronny Talapessy dan Joy Tobing.
Mereka tiba di Gedung Komnas HAM RI sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (12/6).
Setibanya di Gedung Komnas HAM, mereka menyempatkan menyapa awak media sebelum memasuki ruangan Sentra Layanan Informasi Pengaduan Komnas HAM RI untuk melapor.
“Nanti ya setelah ini ya temen-temen media,” ucap Ronny Talapessy.
Sebelum melapor ke Komnas HAM RI, Tim Kuasa Hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah melaporkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Dewan Pengawas KPK.
Pelaporan itu dilakukan karena seorang penyidik KPK bernama Kompol Rosa Purbo Bekti disebut melakukan penggeledahan acara paksa terhadap ajudan Hasto, Kusnadi saat pemeriksaan di KPK.
Baca Juga: Kasus PPPK Langkat 2023 Masuki Babak Baru, Ratusan Guru Honorer Ajukan 121 Bukti ke PTUN Medan
Dari penggeledahan itu, penyidik KPK menyita dua handphone milik Hasto, 1 HP milik Kusnadi, dan 1 tas berisi buku tabungan.
Selain melapor ke Dewas KPK, Tim Kuasa Hukum Hasto juga akan mengajukan gugatan praperadilan Ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
“Kita akan melaporkan kepada Dewas, Dewan Pengawas KPK, pertama. Yang kedua, kita akan mengajukan pra-pradilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Kuasa Hukum Hasto, Ronny Talapessy dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/6).
Sebelumnya, Kasatgas Penyidikan KPK, AKBP Rossa Purbo Bakti, diyakini punya alasan kuat menyita 2 Hp dan buku catatan milik Hasto Kristiyanto.
Diketahui, Tim Penyidik KPK menyita 3 unit handphone (Hp) terdiri dari 2 Hp milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan 1 Hp milik Kusnadi yang merupakan staf Hasto.
Selanjutnya ikut disita buku catatan agenda Hasto Kristiyanto serta 2 kartu ATM milik Kusnadi.***



.webp)
