POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie bekerja sekaligus di dua tempat berbeda atau double job, Komisaris BUMN dan Staf Khusus Presiden Jokowi.

Grace menjabat sebagai Komisaris BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berdasarkan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Selasa (11/6/2024).

Sementara sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi, Grace Natalie diangkat pada Rabu (15/5/2024) atau sekitar sebulan lalu.

Grace menyatakan sudah tidak aktif di PSI sebelum ditunjuk sebagai Komisaris MIND ID.

Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik Produksi Minyakita Palsu di Malang, Begini Modusnya

"Memang sejak saya staf khusus sudah tidak aktif di PSI," kata Grace Natalie, Selasa (11/6/2024).

"Sesuai aturan," kata Grace lagi.

Grace Natalie menyebut memilih tidak aktif di PSI karena mengikuti aturan hukum.

Sementara Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan, penugasan sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi kepada Grace sejak 15 Mei 2024.

"Pada hari ini, Bapak Presiden berturut-turut menerima Bapak Juri Ardiantoro dan Ibu Grace Natalie ke Istana Merdeka," kata Ari kepada wartawan, Rabu (15/5/2024).

Baca Juga: Rossa Penyidik Terbaik KPK, Diyakini Punya Alasan Sita 2 Hp dan Buku Catatan Hasto Kristiyanto

"Mereka berdua dipanggil Bapak Presiden untuk mendapatkan penugasan sebagai Staf Khusus Presiden RI," lanjut Ari.

Sementara Grace ditetapkan sebagai Komisaris perusahaan BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023, Selasa (11/6).

Grace Natalie merupakan mantan Ketua Umum PSI. Grace juga pernah menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina PSI.***