POJOKSATU.id - Kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali mencuat. Kali ini menyeret salah seorang jenderal Polri bintang 1 yang banyak disebut-sebut melalui media sosial.

Pati Polri bintang 1 yang kin ikut terseret kasus pembunuhan Vina Cirebon itu tidak lain adalah Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar.

Kasus pembunuhan Vina Cirebon ini setelah kisahnya diangkat ke layar lebar dengan judul Vina: Sebelum 7 Hari.

Kemunculan perwira tinggi Polri dalam pusaran kasus Vina Cirebon dan kekasihnya Eki ini lantaran 3 pelaku DPO yang sampai saat ini masih misterius.

Baca Juga: Kuasa Hukum : 8 Tersangka Kasus Vina Cirebon Salah Tangkap

Publik pun menilai bahwa cukup banyak terdapat keanehan dan kejanggalan dalam kasus ini.

Namun yang membuat publik tak habis pikir adalah kenapa 3 pelaku DPO sampai 8 tahun belum juga bisa ditangkap.

Ketiga pelaku DPO itu adalah yaitu Andi, Dani, dan Pegi atau Perong alias Egi.

Karena itu netizen lantas membandingkan kinerja polisi yang mampu menangkap teroris meski serangan bom masih direncanakan.

Baca Juga: Kasus Alm Vina Cirebon, Masyarakat dan Netizen Harus Cerdas Jangan Sebar Hoax

Padahal struktur pelaku teror tentu jauh lebih rumit dan sulit diungkap dibanding dengan kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Karena itu spekulasi bahwa Eki adalah anak perwira Polri berpangkat tinggi pun disuarakan netizen.

Ada juga asumsi bahwa Eki dan 2 pelaku lain memang senagaja disembunyikan.

Ketiganya juga kini disebut sudah berganti identitas dan menjalani kehidupan dengan identitas baru yang tak pernah terendus.

Bahkan ada netizen yang menyebut bahwa Eki saat ini berada di Sulawesi Selatan dan sudah menikah.

Di sisi lain, mencuatnya sosok Brigjen Pol Adi Vivit dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon disuarakan akun @voltcyber_v2.

Akun yang mengklaim dirinya sebagai hacker atau peretas itu pun memampang foto Brigjen Pol Adi Vivid dalam salah satu unggahannya.

Sang akun menyatakan, kunci untuk membuka misteri ruwet kasus ini ada pada Brigjen Pol Adi Vivid.

Baca Juga: Penanganan Kasus Pembunuhan Vina oleh Polda Jabar Dianggap Kurang Memuaskan, Pengamat Ini Beri Alasan Kasusnya Diambil Alih Bareskrim Polri

“Cukup mudah untuk menangkap 3 DPO kasus Vina,” tulis akun Instagram @voltcyber_v2, dikutip Pojoksatu.id.

 

Pernyataan Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar

Untuk diketahui, Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar adalah mantan Kapolres Cirebon Kota periode 2016-2018.

Dia juga merupakan anak dari mantan Kapolri, Jenderal (Purn) Dai Bachtiar.

Sebagai Kapolres Cirebon Kota saat itu, tentunya Adi Vivid adalah orang yang memiliki wewenang tertinggi dalam penanganan kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki.

Baca Juga: Pria Misterius Datang ke Rumah Vina, Minta Kasusnya Tidak Dibuka ke Publik

Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menjabat sebagai Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam pernyataan terbarunya, Adi Vivid menyatakan mendukung penuh pengungkapan dan penangkapan 3 pelaku DPO.

Dia juga menyatakan turut berduka atas kasus tersebut.

Dia menegaskan bahwa penyelidikan kasus tersebut sama sekali tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Semua penanganan dan penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Cirebon Kota saat itu juga dilakukan secara transparan dan terbuka.

"Itu, kan, dituduh ada tekanan dari atas untuk menutup kasus ini, itu tidak ada ya," kata Adi Vivid dikutip Pojoksatu.id dari Tempo.

 

Desak Syuting Film Dihentikan

Diangkatnya kembali kasus tragedi Vina Cirebon dan Eki, sepertinya membuat beberapa pihak kalang kabut dan mencoba untuk menghentikan lanjutan kasus tersebut.

Kakak kandung almarhum Vina, Marliyana mengatakan, keluarga sempat didatangi orang misterius.

Baca Juga: Mengingat Kembali Kasus Vina Cirebon: Awal Mula, Kronologi, Cinta Egi dan Geng Motor

Itu terjadi saat proses pembuatan film Vina: Sebelum 7 hari.

Orang tersebut mendesak keluarga Vina agar pembuatan film tersebut dihentikan dengan alasan akan membuah kegaduhan.

"Saya gak kenal sama orang itu, tiba-tiba datang kerumah minta kasus Vina tidak dibuka kembali. Sebelumnya, biasa saja tidak ada yang pernah kerumah," ucapnya Sabtu (18/7).

Marliyana melanjutkan Vina merupakan anak ke 4 dari 4 bersaudara dan memiliki nama asli Vina.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Terima Surat Permohonan Bantuan dari Polda Jabar, Terkait Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Kemudian, atas permintaan Vina ditambahkan menjadi Vina Dewi Arista.

"Saat kejadian yang merengut nyawa adik saya, ibu Vina, Sukaesih tidak ada di sini. Sedang kerja di Malaysia," tuturnya.

 

 

Pernyataan Orangtua Eki

Sementara, ayah Muhammad Rizki Rudiah alias Eki, Iptu Rudiana, meminta publik tidak membuat asumsi.

"Saya mohon kepada seluruh warga negara Indonesia agar jangan berasumsi atau statement-statement yang akan mungkin lebih membuat kami sakit," ucap dia.

Rudiana menegaskan penyelidikan kasus ini tidak pernah berhenti.

"Saya tidak diam, saya terus berupaya dan bekerjasama Reskrim."

Baca Juga: Pasca Ramai Fim Vina, Polisi Kembali Menyoroti Kasus Pembunuhan Tersebut : Polda Jabar dan Bareskrim Langsung Turun Tangan

"Terbukti beberapa (pelaku) kami amankan dan sisanya sedang kami perjuangkan untuk dilakukan pengungkapan," sambungnya.

"Sekali lagi saya mohon doa mudah-mudahan orang-orang yang telah mengambil nyawa anak saya bisa segera terungkap," kata dia.

Dia juga meminta publik agar bersabar dan memiinta doa agar ketiga pelaku DPO bisa secepatnya ditangkap.***