POJOKSATU.id - Kecelakaan rombongan bus SMK Lingga Kencana Depok membuat orangtua, keluarga dan kerabat langsung mendatangi sekolah di Jalan Gandul Raya, Kota Depok.
Tidak butuh waktu lama, SMK Lingga Kencana Depok langsung dipenuhi orangtua yang menanyakan kabar dan informasi tentang anak, saudara dan keluarga dalam rombongan tersebut.
Kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok terjadi di turunan Ciater, Subang, pada Sabtu 11 Mei 2024 malam sekitar pukul 18.00 WIB.
Akibat kecelakaan bus Trans Putera Fajar itu, 11 orang dilaporkan meninggal dunia.
9 diantaranya adalah siswa, 1 guru dan 1 warga pengendara motor yang merupakan warga Subang.
Sementara korban luka berat mencapai 27 orang dan 13 orang lainnya mengalami luka ringan.
Salah satu orangtua yang terlihat kebingungan mencari kabar tentang anaknya adalah Abdul Somad.
"Iya, anak saya pergi kegiatan sekolah untuk wisuda," ungkap Abdul Somad dikutip Pojoksatu.id dari radardepok.com, Sabtu (11/5) malam.
Abdul Somad menjelaskan, anaknya berangkat pada Jumat (10/5) sekitar pukul 05:00 WIB menggunakan 3 bus yang disediakan pihak sekolah.
"Saya mengetahui kabar tersebut dari adik saya, kebetulan kenal dengan sama yayasan sekolahnya," kata Abdul Somad.
Abdul Somad mengaku tidak ada firasat buruk apapun yang ia rasakan sebelum anaknya berangkat.
Akan tetapi dia mengaku dihantui perasaan resah dan gelisah serta khawatir.
"Emang saya rada resah sebelum keberangkatan anak saya," beber dia.
Dia juga mengaku sempat berkomunikasi dengan anaknya sebelum kecelakaan terjadi.
"Saya terakhir mendapat kabar dari pada 17:00 WIB yang mengatakan sedang dalam perjalanan pulang," ujar dia.
Tidak ketinggalan Muranti, mengaku ada 5 orang keluarganya yang ikut dalam rombongan. Mereka adalah adik dan keponakannya.
"Pas saya mendapatkan kabar saya kaget," kata dia.
Namun ia sangat bersyukur karena adik dan keponakannya tidak berada dalam bus nahas tersebut.
Melainkan berada di 2 bus lain yang tidak mengalami kecelakaan.
"Memang adik saya bekerja disini sebagai tenaga pengajar dan keponakan saya ada yang bersekolah," kata Muranti.
Sementara, rombongan 2 bus lain yang selamat tiba di Kota Depok pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB.
Baca Juga: Daftar 32 Nama Korban Kecelakaan Bus SMK Depok di Subang, Bertambah 11 Meninggal Dunia
Rombongan bahkan disambut langsung Walikota Depok, Mohammad Idris.
Kedatangan rombongan SMK Lingga Kencana Depok itu pun disambut isak tangis keluarga dan kerabat.
Mohammad Idris memastikan, seluruh biaya perawatan medis akan ditanggung Pemkot Depok.
Dia juga memastikan akan memberikan santunan kepada korban meninggal dunia.
"Nanti kami akan cek di Dinas Sosial apakah anggaranya cukup untuk memberikan santunan kematian," ujar dia.***




