POJOKSATU.id, Jakarta – IMCD Indonesia, sebuah mitra distribusi terkemuka global dan formulator bahan kimia dan bahan khusus, telah menggelar Pameran dan Kompetisi IMCD Green Smart Leaders khusus untuk Siswa Menengah Atas (SMA).

Acara ini bertujuan untuk menampilkan proyek daur ulang inovatif yang dibuat oleh para siswa serta memberikan edukasi tentang keberlanjutan lingkungan kepada generasi muda.

Program ini merupakan kelanjutan dari program IMCD STEM4Youth yang sukses pada tahun 2022, yang dilakukan bekerja sama dengan YCAB Foundation.

Dalam konteks Indonesia, yang merupakan salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, sistem pengelolaan sampah yang belum memadai masih menjadi permasalahan yang dihadapi.

Baca Juga: Bukan Hanya Sekedar Bumbu Dapur, Inilah Sederet Manfaat Bawang Putih Tunggal Bagi Kesehatan

Tanpa penanganan yang tepat, masalah ini berpotensi menyebabkan dampak yang lebih besar di masa depan, termasuk perubahan iklim.

Oleh karena itu, melalui program ini, IMCD Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan mereka untuk bertindak.

Dengan menghadirkan proyek-proyek daur ulang yang inovatif, IMCD Indonesia berupaya menginspirasi siswa SMA untuk menciptakan solusi-solusi kreatif terhadap permasalahan lingkungan yang ada.

Melalui pameran dan kompetisi ini, diharapkan akan lahir ide-ide brilian yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Baca Juga: Tak Ada CCTV, Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Putri Isa Bajaj Berakhir Damai, Sang Komedian Maafkan Pelaku

Program ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka, tetapi juga memberikan penghargaan bagi inovasi-inovasi yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Dengan demikian, IMCD Indonesia turut berperan dalam menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan yang peduli terhadap lingkungan.

Sebagian masyarakat telah mengadopsi metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengelola sampahnya. Namun, sebagian lainnya masih belum memahami betapa pentingnya mengelola sampah.

Program Green Smart Leaders bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan pada generasi muda, sekaligus memberdayakan mereka untuk dapat menciptakan produk yang dapat dipasarkan dengan menggunakan bahan daur ulang.

“Sebagai perusahaan distribusi global bahan kimia dan bahan khusus, kami sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan. Kami bangga bisa berpartisipasi dalam program Green Smart Leaders yang mendukung peningkatan kesadaran mengenai masalah lingkungan dan berkontribusi terhadap kehidupan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” ujar Adelia Sia, Managing Director dari IMCD Indonesia, pada peluncuran program IMCD Green Smart Leaders di Jakarta.

Siswa yang berpartisipasi dalam program Green Smart Leaders akan mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan sampah, hidup berkelanjutan (sustainable living), dan dukungan untuk menjadi sociopreneur.

Kemudian, siswa akan dibimbing untuk mengidentifikasi masalah lingkungan dan mengembangkan proyek daur ulang yang inovatif sebagai solusi potensial.

Para siswa akan mendemonstrasikan proyek inovatif dari bahan daur ulang yang berfokus pada kreativitas dan dampak positif.

Proyek terpilih akan turut serta dalam pameran guna memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempresentasikan karyanya.

“Berakar pada kepedulian lingkungan, kewirausahaan sosial, dan pemberdayaan generasi muda, inisiatif ini mencerminkan dedikasi kami terhadap solusi berkelanjutan dan pengembangan masyarakat. Pameran ini menampilkan proyek daur ulang yang inovatif dari para siswa, yang menunjukkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan menampilkan solusi kreatif generasi masa depan untuk isu-isu penting lingkungan hidup,” terang Veronica Colondam, Founder dan CEO dari YCAB Foundation.

Pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memamerkan hasil karya yang dibuat oleh kelompok siswa dari dua sekolah yang telah menerima pelatihan Greenpreneurship.

Acara ini menyoroti pencapaian, inovasi, dan kemajuan dalam berbagai proyek daur ulang. Sebanyak 20 kelompok dari dua sekolah akan hadir, dimana mereka akan mempresentasikan hasil proyek kelompoknya untuk dipamerkan dan dinilai oleh juri.

Lalu, pemenang proyek akan mendapatkan suntikan dana untuk mengembangkan hasil karyanya.***