POJOKSATU.id, PALEMBANG -- Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyelenggarakan Muktamar ke XX di Palembang, Sumatera Selatan.
Hasil muktamar memutuskan Zaki Nugraha sebagai Ketua Umum DPP IMM yang sah untuk periode 2023 - 2025.
Proses muktamar begitu bermasalah, nampak terburu-buru dan dipaksakan segera selesai sehingga tidak sesuai dengan azas permusyawaratan.
Melihat kenyataan demikian sejumlah DPD dan PC IMM se Indonesia mengambil sikap dan mengutuk keras berlangsungnya muktamar yang tidak sesuai dengan aturan organisasi.
Baca Juga: Prediksi Skor Bayern vs Lazio Liga Champions 6 Maret: The Bavarian Menang 2 Gol?
"Kami mengutuk keras atas berbagai masalah yang terjadi dalam proses gelaran Muktamar IMM ke-20 di Palembang," kata Nurman, Ketua Umum DPD IMM Banten dalam keterangannya, Senin (4/3/2024).
Ia juga menyampaikan, semoga di bawah kepemimpinan Zaki Nugraha, IMM bisa mengayomi anggota dan menjadikan organisasi salalu menjunjung tinggi nilai idealisme.
"Semoga Allah SWT selalu melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kader IMM se-Indonesia untuk selalu menjaga idealisme marwah gerakan sesuai dengan khittah Muhammadiyah," tuturnya.
Baca Juga: Bocoran Soal ASAS SMK Matematika Kurikulum Merdeka, Yuk Intip Jawabannya!
Berikut isi deklarasi Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah se-Indonesia terhadap insiden yang terjadi.
1. Mengutuk keras atas berbagai masalah yang terjadi dalam proses gelaran Muktamar IMM ke-20 di Palembang.
2. Mengutuk keras keterlibatan pihak kepolisian dalam berbagai bentuk bantuan dan fasilitas yang digunakan untuk ikut campur dalam urusan Muktamar IMM ke-20.
3. Mengamanatkan Zaki Nugraha sebagai Ketua Umum DPP IMM Periode 2023-2025.***




