POJOKSATU.id - Nama Ustaz Riza Basalamah tengah menjadi perbincangan publik, usai insiden pengajiannya di Masjid As Salam, Jawa Timur, dibudarkan oleh Banser dan GP Ansor Gunung Anyar.
Pembubaran yang terjadi pada Kamis (22/2/2024) malam itu sempat berlangsun ricuh. Perdebatan dan aksi saling dorong antara panitia pengajian dengan Banser dan GP Ansor tak terelakkan.
Untung, kericuhan akhirnya dapat diredam oleh petugas kepolisian.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Inilah Susunan Agenda Berpuasa di Bulan Suci Ramadhan 2024
Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar Surabaya, Asyiqun Nahdli beralasan penolakan terhadap Ustaz Syafiq itu dilakukan karena kajiannya terindikasi radikal.
Ditambahkannya, jika wilayah Gunung Anyar merupakan lumbung pesantren dan gudangnya ulama dengan karakter nahdliyin.
Sementara itu, Ustaz Riza Basalamah lewat rekaman video di akun Instagramnya meminta para jemaah bersabar, berbaik sangka dan tidak terpancing emosi.
Baca Juga: Cek Di Sini! 6 Daftar Drama Korea yang Akan Tayang Maret 2024, Nomor 3 Paling Ditunggu
Dan berikut profil Ustaz Riza Basalamah
Pemilik nama lengkap Syafiq Riza Hazan Basalamah ini merupakan seorang ustadz salafi, dosen, dan penulis yang berasal dari Jember, Jawa Timur.
Pria kelahiran 15 Desember 1977 itu, kerap membagikan video ceramahnya yang diunggah melalui media sosial.
Basalamah adalah salah satu marga Arab Hadramaut, Yaman. Kakek buyutnya, Salim bin Zaid Basalamah, hijrah dari Yaman ke Padang, Sumatera Barat, pada awal abad ke-20.
Ia mengaku bahwa kakek buyutnya, Salim bin Zaid Basalamah berhijrah dari Yaman menuju Hindia Belanda sebelum 1900-an. Kapal yang ditumpangi Salim berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat.
Di Padang, Salim menikahi seorang wanita Minangkabau serta sempat bekerja di pelabuhan dan menjadi guru mengaji.
Meski Salim wafat dan dikuburkan di Padang, anak keturunannya kini tinggal di Jakarta.
Ustaz Riza Basalamah merupakan lulusan Pesantren Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Bondowoso.
Baca Juga: MasyaAllah, Inilah Kumpulan Ucapan untuk Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2024
Setelah menyelesaikan pendidikan SMP dan SMA di pondok pesantren tersebut, beliau melanjutkan studi di Jakarta dan menempuh pendidikan S1 hingga S3 di Universitas Islam Madinah, lulus dengan predikat cumlaude.
Selain aktif sebagai pendakwah, Ustaz Riza Basalamah juga menjadi dosen di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember sejak tahun 2016.
Ia juga mengajar berbagai mata kuliah, termasuk metode dakwah, akhlak islamiyah, dan sirah nabawiyah.
Baca Juga: Inilah Hukum Melakukan Ziarah Kubur Sebelum Menyambut Bulan Suci Ramadhan 2024
Kontroversi
Ustaz Riza Basalamah juga beberapa kali terkena kontroversi. Salah satunya saat ia bersalaman dengan Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Dalam sebuah potongan video ceramah yang diunggah melalui saluran terverifikasi YouTube Yufid.TV pada 2016, Syafiq menyerukan untuk mendoakan pemimpin karena berpahala dan menjauhi mencela dan menjelek-jelekkan pemimpin.
Namun, sejumlah akun tidak resmi pada 2018 menunggah kembali video itu dan mengganti judul video tersebut menjadi #2019GantiPresiden?? (Jangan Mencela Pemerintah).
Baca Juga: Komposer dan Produser Ternama Korea Shinsadong Tiger Ditemukan Tewas di Rumahnya
Video dengan judul terpolitisasi itu digunakan oleh pendukung calon presiden petahana Joko Widodo untuk melawan Prabowo Subianto.
Namun, pada Ramadan 1442 Hijriyah atau 2021, Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Kristia Budiyarto (Dede), seorang pendukung garis keras Joko Widodo, membatalkan kajian Syafiq yang diundang oleh Badan Kerohanian Islam (Bakis) Pelni.
Pembatalan dilakukan secara sepihak tanpa izin direksi. Alasan Dede membatalkan kajian karena Syafiq bersama ustaz-ustaz lainnya seperti Firanda Andirja, Khalid Basalamah, Rizal Yuliar Putrananda, dan Subhan Bawazier dituding termasuk penceramah dan pendakwah radikal. ***




