POJOKSATU.id, MEDAN –Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting meninggal dunia atau wafat, Rabu siang (7/2). Baskami tiba-tiba tak sadarkan diri dan terjatuh di ruang kerjanya di DPRD Sumut.
Baskami meninggal dunia di RS Siloam, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit setelah tiba-tiba tidak sadarkan diri di DPRD Sumatera Utara sekitar pukul 14.33 WIB.
Informasi mengenai meninggalnya Ketua DPRD Sumut ini dibenarkan oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Felixianus Simbolon.
“Iya, kami dapat kabar bang Baskami Ginting meninggal dunia,” katanya seperti dilansir RMOL, Rabu (7/2/2024).
Baca Juga: Jelang Pemilu, Pj Walikota Bambang Ajak Masyarakat Konghucu Jaga Kondusifitas
Politisi senior PDI Perjuangan Sumatera Utara ini meninggal di RS Siloam, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit setelah tiba-tiba pingsan di DPRD Sumatera Utara sekitar pukul 14.33 WIB.
Baskami Ginting merupakan politisi yang lahir pada 14 Desember 1959.
Kabar meninggalnya Ketua DPRD Sumut ini juga dibenarkan oleh anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP, Mangapul Purba.
Baca Juga: Bendahara Disdik Madina Punya Bayi Menyusui, Tak Jadi Ditahan Kasus Suap PPPK, Hanya Wajib Lapor
"Iya betul (meninggal dunia), infonya sempat terjatuh," kata Mangapul.
Dia mengaku sedang berada di Kota Pematangsiantar dan belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Baskami.
Dua Hari Lalu Komentari Medan Zoo
Dua hari sebelum meninggal, Baskami masih mengomentari masalah Medan Zoo atau Kebun Binatang Medan.
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Baskami Ginting meminta pemerintah fokus membenahi Kebun Binatang Medan atau Medan Zoo karena kondisinya sudah memprihatinkan.
Baca Juga: Iwan Fals Buat Pengumanan, Tegaskan Sikap Netralnya di Pilpres 2024
"Menurut saya, persoalan ini tidak bisa ditangani secara parsial, Medan Zoo ini bukan hanya persoalan beban pakan hewan yang ada, tapi juga mengenai konservasi, manajemen asetnya sampai masalah digitalisasi," ujar Baskami di Medan, Senin (5/2).
Baskami mengatakan, Medan Zoo harus lebih berperan sebagai usaha perlindungan dan pelestarian alam dari hanya sekadar memperagakan koleksi satwa langka.
Dia menyayangkan banyak satwa langka yang mati termasuk Harimau Sumatera di Medan Zoo.
“Saya kira ini bisa menjadi perhatian dunia bila terjadi pembiaran," katanya.***




